My police story

My police story

AFAN FADILAH Meninggal Karena Kelalian Pembantu Rumah Tangga

AFAN FADILAH Meninggal karena kelalaian pengasuhAFAN FADILAH Meninggal Karena Kelalian Pembantu Rumah Tangga - Memilih pembantu rumah tangga seharusnya lebih jeli dan tidak sembarangan, apalagi di jaman sekarang yang rumit dan notabene karakter setiap orang tidak sama.

Bagi sebagian orang memang serius dan konsisten dalam menjalankan pekerjaan yang di bebankan kepada dirinya, mereka ikhlas menjalankan pekerjaan itu dengan harapan nantinya di akhir bulan bisa mendapatkan upah yang menjadi haknya, sehingga menjadi hubungan atau simbiosis mutualisme di antara keduanya.

Lalu bagaimana dengan orang yang menjalankan pekerjaan ini hanya sebagai kedok saja untuk melancarkan kejahatan yang sudah di rencanakan sebelumnya,,? saya rasa kita semua tidak menginginkan hal ini terjadi bukan,,?

Kemungkinan hal itu bisa saja terjadi atau ada maksud lain yang kita sendiri tidak dapat mengetahui isi hati orang yang kita pekerjakan di rumah kita, sebagai tips mendingan memilih pembantu rumah tangga orang yang sudah kita kenal sebelumnya, entah itu teman, anggota keluarga yang lain atau siapapun yang penting kita sudah mengetahui karakter dia yang sesungguhnya.

Akhibat Kelalian Pembantu Rumah Tangga Menyebabkan Anak Asuhnya Meninggal Dunia


Lain lagi cerita yang terjadi di JL. Salak RT.02 RW.01 Desa. Panggungrejo Kecamatan. Kepanjen Kabupaten. Malang, ini bukan niat jahat yang akan di lakukan oleh pembantu rumah tangga sebuah keluarga kecil tersebut.

Modus operandi (MO) dari kejadian ini karena murni kelalaian pembantu rumah tangga sehingga anak asuhnya harus meregang nyawa di sebuah sungai kecil dekat rumah majikannya, duh,,,! sangat di sayangkan bukan,,?šŸ˜¢

Awalnya korban yang bernama AFAN FADILAH (2,5 Thn) orang tua dari IKSAN yang bekerja sebagai sopir tahanan di kejaksaan Kepanjen dan beralamat di JL. Sidodadi RT. 02 RW. 01 Desa. Panggungrejo Kecamatan Kepanjen Kab. Malang

Masih dalam pengasuhan ARTIAH TATIK (Pembantu rumah tangga) yang di percayakan IKSAN untuk mengasuh anaknya selama di tinggal bekerja, sementara ibu dari anak ini juga bekerja.

Kelalaian pembantu rumah tangga ini tidak murni karena kesalahan dia, karena tugas yangsangat berat yang di bebankan kepada dirinya, ARTIAH tidak hanya mengasuh anak yang berusia (2,5 Tahun) saja namun juga harus merawat ibunya yang sudah tua renta dan buta.

Waktu itu tiba saatnya ibunya untuk makan siang dan ARTIAH seperti biasa membantu mengambilkan makanan yang sudah di sediakan dari pagi tadi, namun sayangnya anak asuh yang di bebankan kepada dirinya tidak ada yang mengawasi dan bermain sendirian di depan rumah dekat sungai kecil.

Selesai melayani ibunya kemudian ARTIAH kembali ke depan untuk menemui AFAN, dan apa yang terjadi,,? anak yang di maksud tidak ada di tempat tadi, ARTIAH kebingungan, mencari dan menanyakan ke beberapa orang yang kebetulan berada di sekitar situ.

Setelah sekitar sepuluh menit kemudian seseorang menemukan AFAN yang tersangkut di parit dekat rumahnya tersebut, beberapa orang langsung berdatangan dan berusaha membantu AFAN keluar dari parit tersebut dan langsung melarikan ke UGD RS Kanjuruan Kepanjen.

Di Rumah Sakit AFAN sempat bisa muntah dan mengeluarkan banyak air, namun usahanya itu tidak cukup untuk mengeluarkan semua air yang ada di dalam perutnya, dan beberapa saat kemudian AFAN tidak kuat dan meninggal dunia.

Dari peristiwa ini kita bisa memetik hikmahnya bahwa, tugas yang begitu berat yang harus di tanggung seorang pembantu rumah tangga akan membuat pekerjaan yang di bebankan tidak bisa berjalan dengan baik dan justru merugikan majikan, karena bagaimanapun juga pembantu rumah tangga juga manusia biasa yang memiliki kekurangan.

Beberapa Penyebab Kejadian

Dari peristiwa ini sebaiknya kita yang memiliki anak kecil sebaiknya jangan keburu mempercayakan ke pembantu rumah tangga, anak seusia AFAN masih membutuhkan kasih sayang kedua orang tua dan hubungan emosional yang positif tersebut justru akan mempengaruhi tumbuh kembang mental anak Anda.

Jika lingkungan sosial di sekitarnya positif dan aman tentu saja hal ini juga akan berpengaruh pada karakter emosional anak begitu juga dengan sebaliknya.

Dari peristiwa di atas kita ambil analisa bahwa kematian AFAN merupakan kelalaian pengasuh atau orang yang di percayakan kepada korban. Beberapa penyebab korban meninggal antara lain:

1. Cuaca selesai hujan hal ini membuat jalanan licin dan berbahaya bagi AFAN apalagi jika dekat dengan sungai kecil.

2. AFAN yang masih berusia 2,5 tahun ini masih cendrung aktif bergerak sehingga membuka peluang untuk cidera bagi dirinya.

3. Kurangnya pengawasan bagi AFAN yang menyebabkan dia bebas bergerak dan terpaksa harus masuk ke parit yang berada dekatnya.

4. Tugas pembantu rumah tangga yang super berat sehingga menyebabkan pekerjaan kurang efektif dan justru membuka peluang untuk kecelakaan.

5. Seusia AFAN masih belum nalar tentang bahaya yang ada di sekitar dirinya, sehingga kecerobohan membuatnya masuk ke dalam parit.

Tips Memilih Pengasuh Anak

Jika terpaksa harus di asuh oleh pembantu rumah tangga (orang lain) maka sebaiknya, pertimbangkan terlebih dahulu tips berikut ini.

1. Pilihlah orang yang sudah kita kenal sebelumnya agar komunikasi kita dengan dia lebih mudah dan secara emosional lebih bertanggung jawab terhadap pekerjaan yang di bebankan kepada dirinya.

2. Jangan memberikan tugas yang terlalu berat pada pembantu rumah tangga kita, mungkin dia bisa saja menerima tugas itu namun hal itu justru memperburuk hasil pekerjaan sehingga kurang efektif dan maksimal.

3. Anda bisa saja sewaktu - waktu mengujinya dengan beberapa trik untuk memperkuat kepercayaan yang kita tanamkan kepada dirinya.

4. Saat bersama pengasuh, jangan langsung di tinggal begitu saja, cobalah untuk mengawasinya dari kejauhan, untuk mengetahui kejujuran dia selama kita tinggal.

5. Catat perkembangan anak selama dalam pengasuhan orang lain tersebut, apakah menunjukkan nilai positif atau sebaliknya.

6. Secara emosional, perhatikan prilaku dan cara berbicara anak tersebut setelah beberapa lama dalam pengasuhan dia.

7. Anda wajib untuk mengajak berkomunikasi dengan buah hati Anda, meskipun sudah ada pengasuh yang merawatnya.

8. Anda juga bisa melihat berat badan anak dan keceriaanya setiap waktu setiap saat, untuk meyakinkan kondisi anak Anda.

Semoga dengan kejadian di atas kita lebih perhatian dan sayang kepada buah hati, karena bagaimanapun juga itu adalah darah daging kita sendiri dan amanah dari Tuhan yang di percayakan kepada kita.


Anggota TNI-AL Dan Anggota Sabhara Polri Kompak Pacaran

Anggota TNI-AL Dan Anggota Sabhara Polri Kompak PacaranAnggota TNI-AL Dan Anggota Sabhara Polri Kompak Pacaran - Cinta memang tidak pandang bulu, entah itu bulu kucing, bulu kuduk, bulu rambut, bulu kuda atau bulu ulet,,, WkwkwkwkšŸ˜ƒ

Dua sejoli kalau sudah di mabuk asmara juga tidak pandang tempat, apa itu tempat kost, tempat umum tempat khusus atau tempat apapun yang intinya menurutnya aman dari pandangan orang lain, berarti aman pula saat melakukan indehoi,,, Waduh!!šŸ˜

Setiap insan manusia memang di anugerahi rasa cinta dan sayang untuk saling mencintai dan menyayangi sesamanya terutama terhadap seseorang yang sangat spesial yang melekat di dalam hati sanubari.

Namun jika kemunculan gejolak cinta itu tidak pada saat yang tepat, baik waktu maupun tempatnya, waduh,,,! ini yang bahaya, karena bakal menjadi mala petaka bagi keduanya atau bagi orang lain yang berkaitan denganya.

Seperti kisah cinta yang di alami oleh dua sejoli yang saling mencintai dan menyayangi yang katanya sampai akhir hayat,,, Wow!šŸ˜¤ romatis banget nih!

Adalah yang bernama Romie and Yuliet eh salah,,,! maksud saya Bripda WAHYU yang seorang anggota polisi sabhara polres Malang dengan Serda SILVIA DEVI yang juga seorang aparat TNI - AL kita.

Kebetulan saat itu keduanya sedang di mabuk asmara dan bersepakat untuk kerjasama dalam urusan "per-gerayangan" tubuh terhadap dua sejoli tersebut.

Anggota TNI - AL Dan Anggota Sabhara Polri Kompak Pacaran 


Awalnya Bripda WAHYU bertemu dengan Serda SILVIA DEVI tanpa sengaja pada hari yang indah saat itu, dan ternyata hubungan itu terus berlanjut hingga tiba hari yang tidak di inginkan keduanya.

Bripda WAHYU nekat datang ke kandang singa (Base Camp TNI - AL) yang ada di Surabaya, dia berjalan santai seperti tidak ada yang mengawasi dan langsung menuju kantor ruang dinas kesehatan Angkatan Laut.

Ternyata di sana sudah ada tambatan hati Bripda WAHYU yaitu Serda SILVIA DEVI, seperti kata pepatah "gayung bersambut" atau ungkapan "pucuk di cinta ulam tiba", langsung keduanya melepaskan hasrat cinta yang terpendam.

Awalnya biasa saja dan aman - aman saja apa pun yang mereka lakukan di rasa berjalan mulus, lancar goncar tanpa ada halangan sedikit pun.

Ternyata tanpa di sadari keduanya telah di intai oleh beberapa anggota TNI - AL teman SILVIA DEVI yang lain,,, Waduh, gawat! bisa runyam nih suasana.

Sekitar pukul 21.00 Wib mereka anggota dinas kesehatan yang kebetulan sedang menjalankan tugas jaga, mereka adalah Serka SUNARTO, Serda RUMANTO dan Kopral satu HERMAWAN, dengan tidak menunggu lama.

Mereka bertiga akhirnya sepakat untuk mendobrak pintu kamar "CEPU" ruang perawatan dinas kesehatan TNI - AL itu, dan apa yang terjadi,,,?

Ternyata pandangan mata yang seharusnya tidak menatap ini terpaksa harus melihat dengan terpaksa apa yang di ketahuinya, anggota dinas kesehatan TNI - AL bernama Serda SILVIA DEVI hanya mengenakan handuk penutup tubuh bagian bawah saja.

Sementara juga di dapati ada seorang pria yang ada di dalam kamar mandi yang hanya mengenakan celana dalam saja, waduh,, gawat kalau sudah begini,,!

Pria tersebut ternyata adalah Bripda WAHYU ABDAN SYAKURA seorang anggota Sabhara polres Malang yang saat ini sedang menghuni barak Sabhara yang baru saja di bangun oleh bapak Kapolres Malang AKBP YADE SETIAWAN UJUNG.

Keduanya Tidak Berhubungan Badan

Setelah di tangkap oleh tiga anggota TNI AL yang lain, mereka di interogasi dan di minta identitasnya, satuan polisi yang bersangkutan di hubungi dan langsung dari pihak provost meluncur ke Surabaya untuk menjemput Bripda WAHYU.

Menurut keterangan kedua korban mereka tidak melakukan hubungan badan seperti layaknya suami dan istri namun hanya sebatas berciuman dan saling meraba anggota tubuh pasangannya demi untuk mendapatkan kenikmatan yang tiada tara,,, wuih!

Agar tidak terlalu berlarut akhirnya pada sekitar pukul 01.00 Wib Serda SILVIA DEVI di serahkan ke POM V TNI - AL Surabaya sementara Bripda WAHYU yang lulusan SPN Mojokerto tahun 2016 ini di serahkan kepada Provost Polres Malang untuk penyidikan lebih lanjut.

Nah, tuh,,, kalau sudah demikian terus bagaimana kawan,,?

Beruntung tidak ketangkep warga masyarakat sekitar bisa jadi keduanya di hajar ramai - ramai sampai lumer dan di telanjangi jadi tontonan banyak orang di tempat umum, malu kan brew,,,!!

Kali ini kita belajar dari peristiwa yang menghebohkan jagat persilatan dunia per-"indehoian" yang di lakukan oleh aparat kita. Mereka seharusnya memberikan contoh thauladan yang baik, melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat namun ini justru malah sebaliknya.

Semoga dari peristiwa ini kita mendapatkan hikmah dan pencerahan hidup, sehingga kita selalu ber hati - hati dalam hidup di tengah masyarakat luas, karena secara tidak langsung apa yang kita lakukan sudah menjadi contoh bagi orang lain.

Salam

Dr. LETY SULTRI Meninggal Di Tembak Oleh Seseorang

Dr. Lety Sultri meninggal di tembak suaminya sendiri Dr. HelmiDr. LETY SULTRI Meninggal Di Tembak Oleh Seseorang - Dunia medis kembali menelan korban, yang sebelumnya seorang calon dokter bernama ITALIA CHANDRA KIRANA PUTRI yang tewas di tembak perampok.

Kali ini giliran Dr. LETY SULTRI yang harus meregang nyawa karena di tembak oleh orang yang belum jelas siapa dia dan bagaimana ceritanya kok sampai tega harus menembak seorang dokter wanita tersebut.

Perbedaan pendapat sebenarnya wajar saja tetapi kalau sudah terlalu serius hingga sampai mengancam jiwa seseorang itu sangat tidak di benarkan, seperti yang telah di alami oleh Dr. LETY SULTRI (46 Tahun)

MO (Modus Operandi)

Pada hari kamis tanggal 09 Nopember kemarin di Tempat Kejadian Perkara (TKP) Az-Zahra Medical Center yang bertempat di JL. Dewi Sartika No.352 RT. 04 RW.04 Kelurahan Cawang Kecamatan Kramatjati, Jakarta-Timur.

Saat itu korban sedang berada di ruang pendaftaran bersama dua temannya, setelah itu datanglah pelaku dan langsung masuk menemui Dr. Lety Sultri, setelah beberapa saat kemudian keduanya keluar dan melanjutkan perbincangan.

Tidak lama kemudian terdengar cek cok mulut di antara keduanya, setelah itu korban bergegas ke ruangan pribadinya yang di susul oleh pelaku sambil berteriak minta tolong, kemudian saksi Nabila menghampiri mereka.

Karena pelaku di ketahui membawa senjata api, saksi Nabila menghindar dan tidak lama kemudian para saksi yang ada di lokasi mendengar letusan senjata api sebanyak enam kali, setelah itu pelaku melarikan diri meninggalkan lokasi kejadian.

Pelaku Penembakan Adalah Suami Dr. LETY SULTRI Sendiri

Dr. Cantik itu terpaksa harus meregang nyawa yang ternyata di lakukan oleh suaminya sendiri, beberapa saat setelah penembakan pelaku menyerahkan diri ke kantor polisi dan menyerahkan dua pucuk senjata api yang katanya di gunakan untuk menembak istrinya.

Kapolres Jakarta Timur Kombes Andry Wibowo mengatakan Helmi (pelaku) menembak korban sebanyak enam kali dan kasus ini akan kami dalami secepatnya.

"Kami juga menemukan satu proyektil yang nanti akan kita jadikan bukti dan sarana untuk mengungkapkan senjata api apa yang dia gunakan."

Dr. LETY SULTRI dan HELMI awalnya berkenalan melalui media sosial Facebook dan selang beberapa lama kemudian mereka memutuskan untuk menikah, entah mengapa biduk rumah tangga mereka selalu tidak tenang.

Suatu ketika korban juga pernah melaporkan suaminya ke kepolisian setempat dengan tuduhan KDRT (Kekerasan Dalam Rumah Tangga) namun tidak di lanjutkan penyelidikan karena pelapor (Dr. Lety mencabut perkaranya)

Jasad dokter cantik yang malang itu di makamkan di TPU Kemiri Jl. Rawamangun - Pulogadung - Jakarta Timur, isak tangis para anggota keluarga yang mengiringi meledak. "Ya Tuhan,,, kok tega sekali dia bunuh saudara kami." Kata salah seorang keluarga korban sambil menahan tangisnya di TPU Kemiri.

Sahabat, jika ada dua insan manusia yang saling mencintai dan mengasihi sudah menjalin hubungan yang lebih serius hingga mereka memutuskan untuk menikah, itu adalah keputusan besar yang wajib untuk di hormati berdua.

Jelas, dalam mengarungi bahtera rumah tangga akan ada banyak halangan, rintangan dan cobaan yang beraneka ragam, cobalah bersabar untuk menghadapinya karena itu semua adalah jalan bagi kita untuk meraih kualitas hidup yang lebih baik lagi, yang lebih besar dalam kehidupan kita.

Kalau Anda tidak kuasa dan tidak kuat dalam menanggungnya dan terpaksa harus berpisah saya rasa bukan seperti cerita di atas yang harus terjadi namun sadarilah ada banyak jalan yang bisa di lalui bahkan perpisahan itu di jamin tidak akan terjadi.

Semoga kejadian di atas menjadi pelajaran berharga bagi kita semua agar untuk tidak terlalu cepat mengambil keputusan dan apalagi hanya menuruti emosi sesaat saja tidak dengan pemikiran dan hati yang jernih.


2 Orang Membakar Mako Dan Menyerang Petugas Polres Dharmasraya Polda Sumatra Barat

2 Orang di tembak mati oleh petugas polres dharmasraya2 Orang Membakar Mako Dan Menyerang Petugas Polres Dharmasraya Polda Sumatra Barat - Aksi penyerangan yang di lakukan oleh orang tak di kenal terhadap petugas keamanan kita kembali terjadi, kali ini di Polres Dharmasraya Polda Sumatra barat.

Melalui berita yang di sampaikan oleh bapak wakapolres Jakarta Timur kepada jajaranya bahwa di mako polres Dharmasraya Polda Sumatra barat telah terjadi penyerangan yang di lakukan oleh dua orang yang tidak di kenal.

Mereka melakukan pembakaran rumah dinas kapolres, kendaraan dinas dan mako polres Dharmasraya, tidak hanya itu dengan bersenjatakan busur dan anak panah mereka berusaha menyerang petugas yang kebetulan menjalankan tugas piket saat itu.

MO (Modus Operandi)

Pada saat itu hari minggu tanggal 12 Nopember 2017 sekitar pukul 02.45 Wib, seorang petugas SPKT (Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu) melihat ada gumpalan asap hitam yang sangat tebal di belakang gedung utama.

Petugas tersebut langsung menuju tempat yang di duga kebakaran tersebut bersama seorang temannya, mereka lalu berusaha memadamkan api yang terus berkobar sambil berteriak meminta tolong.

Akhirnya dengan beberapa petugas piket yang ada saat itu sebagian berusaha memadamkan api dan yang lain berusaha meminta bantuan dari petugas pemadam kebakaran yang terdekat.

Sekitar pukul 03.00 Wib dua mobil pemadam kebakaran tiba di mako polres Dharmasraya, dengan sigap dan di bantu beberapa petugas lain yang saat itu sedang piket berusaha memadamkan api yang berkobar.

2 Orang Terduga Teroris Di Tembak Mati

Saat berusaha memadamkan api salah satu petugas pemadam kebakaran melihat ada seseorang yang berpakaian hitam sedang membawa busur dan anak panah, lalu berusaha untuk menyerang petugas yang ada di situ.

Petugas langsung beralih ke orang yang tidak di kenal tersebut dan mengejarnya, setelah sekian lama dalam pengejaran ternyata mereka berdua, karena sikap yang mencurigakan dan menyerang petugas terpaksa kedua orang tak di kenal tersebut di tembak mati oleh petugas.

Dalam penyelidikan sementara salah satu dari terduga teroris tersebut memakai ban lengan yang bertuliskan "ISIS" kemungkinan besar mereka tidak hanya berdua saja tapi lebih dari itu.

Dengan adanya kebakaran tersebut terpaksa beberapa tahanan harus di pindah ke polsek terdekat, dan tidak ada korban jiwa pada pihak polri.

Barang Bukti Yang Dapat Di Sita

Dengan adanya peristiwa tersebut sehingga mengakibatkan gedung utama mako Polres Dharmasraya terbakar habis, rumah dinas kapolres, kendaraan dinas dan beberapa ruangan lain seperti ruang sitipol dan ruang siwas.

Beberapa barang bukti yang dapat di sita antara lain, 

1. Satu busur panah warna hitam

2. Delapan buah anak panah

3. Dua buah sangkur

4. Satu bilah pisau kecil

5. Satu buah sarung tangan warna hitam

6. Satu lembar kertas yang bertuliskan pesan jihad "Dari saudara kalian ABU AZzam Al Khorbily 21 Safar 1439 H di Bumi Allah."

Kita tidak pernah menduga situasi rumit kadang mendera kita, apalagi jika datangnya secara tiba-tiba, seperti kejadian di atas, perbedaan keyakinan seharusnya menjadi kewajaran kalau tidak terlalau menyentuh asasi manusia apalagi sampai merenggut nyawa seseorang.

Hingga kini kata "ISIS" masih menghantui para aparat kita, mereka datang lalu pergi begitu saja dengan meninggalkan luka yang mendalam, mereka tidak sadar kalau yang mereka perlakukan seperti itu adalah saudara mereka sendiri yang menurutnya untuk kepentingan organisasi atau apalah,,,

Saudara, siapapun Anda, di manapun Anda berada sadarilah,,,! bahwa meskipun kita beda keyakinan atau kepercayaan namun kita ada kesamaan yaitu hamba Allah SWT yang berhak untuk mendapatkan perlindungan dan keselamatan dunia dan akhirat, berarti kita semua adalah saudara.

Semoga peristiwa seperti di atas menjadikan kita sadar bahwa kita semua adalah saudara, manusia ciptaan Allah SWT yang membutuhkan kasih dan sayang.


Isu Panas Panglima TNI Gatot Nurmantyo

Isu Panas Panglima TNI Gatot NurmantyoIsu Panas Panglima TNI Gatot Nurmantyo - Terdengar oleh publik tentang isu panas yang di lontarkan panglima TNI Gatot Nurmantyo kepada media masa, apa yang di sampaikan oleh sang panglima tersebut sempat membuat beberapa kalangan bingung dan mencari tahu kebenarannya.

Manuver panglima TNI Gatot Nurmantyo mengenai isu penyelundupan 5000 senjata ilegal dari luar negeri oleh pihak tertentu tersebut membuat gempar semua warga, muncul beberapa pertanyaan terkait dan bayangan situasi keruh di seluruh negeri mulai melintas di benak.

Akan-kah hal itu terjadi,,,? waktulah yang akan menjawab semua itu, yang jelas kita semua berharap situasi negara dan masyarakat tetap kondusif, aman dan tentram.

Adanya ungkapan yang di sampaikan oleh sang jenderal tersebut ada beberapa pihak tertentu yang mengaitkan dengan instruksi mengenai pembelian senjata dari badan intelejen negara (BIN) agar tidak terjadi, perang dingin para bintang pun terjadi antara panglima TNI Gatot Nurmantyo dengan kepala BIN Jenderal Budi Gunawan.

Dengan memanasnya suhu kebangkitan suatu partai terlarang di indonesia (PKI) tersebut membuat situasi semakin tegang jika di kaitkan dengan pembelian 5000 senjata api secara ilegal tersebut, ungkapan itu membuat seolah istana berencana mengulang sejarah kelam politik di indonesia era tahun 1965.

Berkaitan dengan hal itu panglima TNI juga menghimbau agar pemutaran film G30S/PKI di seluruh negeri di putar kembali, hal itu menurutnya bertujuan untuk mengingat kembali sejarah kelam bangsa ini mengenai kekejaman Partai Komunis Indonesia (PKI) dan dengan demikian kita semua akan tetap berpegang teguh pada Pancasila dan UUD 1945 yang sudah menjadi dasar dan pedoman hidup bangsa ini.

Dalam sebuah pertemuan dengan para purnawirawan dan senior TNI di Cilangkap - Jakarta, Gatot Nurmantyo dengan jelas menyampaikan ada institusi di luar militer yang mencatut nama presiden untuk mendatangkan 5000 senjata ilegal masuk ke dalam negeri.

Lebih lanjut, Gatot mengungkapkan ada seorang jenderal nakal yang berusaha membantu meloloskan dalam mendatangkan senjata ilegal tersebut dan pihaknya selalu siap dalam melakukan pengawasan serta tindakan tegas jika memang itu di perlukan.

"Data intelejen kami akurat" tambah Gatot.

Bahkan jika hal ini berlanjut, TNI akan dia beli dengan cara amoral, atas tindakan ini pihaknya akan membuat tindakan keras, "Kami akan membuat dia merintih bukan sekedar menangis." Tegas dia.

Gatot enggan untuk membeberkan institusi yang di maksud, namun demikian dunia politik dapat menduga siapa jenderal nakal yang di maksud sang panglima tersebut adalah Kepala Badan Intelejen Negara (BIN) Budi Gunawan.

Kepala (BIN) Budi Gunawan memang menginstruksikan untuk membeli 5000 senjata api kepada Kapolri Tito Karnavian dengan tujuan untuk memperkuat jajaran anggota dalam memberantas terorisme.

Ketika di konfirmasi wartawan, Tito mengaku akan membeli 10.000 senjata api jenis pistol dari BUMN persenjataan PT. Pindad Indonesia, pistol itu nantinya untuk kelengkapan anggota polisi lalu lintas dan anggota Sabhara yang kerap menjadi sasaran serangan teroris.

"Saya kemarin menanyakan kepada pindad, "bisa" katanya, tetapi mereka hanya punya kira-kira 5000 unit pistol, kami sebenarnya mintanya di atas 10.000 ya, tetapi yang tersedia hanya sekitar 5000 an kalau tidak salah." ujar Tito.

"Kalau adanya itu ya kami mau beli semua" kata Tito di Rupatama Mabes Polri, JL. Trunojoyo, kebayoran baru - Jakarta selatan (26/7/2017), pengadaan senjata itu sudah melalui prosedur kata kapolri, dan kita akan lakukan itu."

Sahabat,,,! para pemimpin negeri ini memiliki opini yang berbeda - beda dan kita sebagai masyarakat biasa mau tidak mau harus menerima kebijakan yang mereka tentukan, mungkin mereka pikir bermanfaat bagi masyarakatnya namun sebenarnya masih perlu di tinjau ulang.

Sebagai contoh, dulu pemerintah pernah mewajibkan para pengendara untuk menyalakan lampu di siang hari, ini kami kira kurang efektif namun apa yang terjadi, mereka seakan memaksakan diri dengan menseting penerangan di sepeda motor keluaran terbaru.

Beberapa sepeda motor tersebut ketika mesin di nyalakan lampu depan langsung menyala dan tidak ada tombol untuk mengaturnya (on-off) nya, jadi secara otomatis baik siang hari atau malam hari ketika sepeda motor tersebut di pakai ya tentu saja lampu depan menyala, bagaimana dengan pendapat Anda,,?

Ada lagi dari sektor pendidikan yang bernama "Full day school" yang mewajibkan para siswa sekolah menjalankan proses pendidikannya selama sehari penuh, bagi saya pribadi ini sangat tidak efektif dan ternyata terlalu banyak wali murid yang sependapat dengan saya, memang memusingkan kalau terlalu berorientasi pada kebijakan pemerintah.

Memang kebijakan pemerintah ada yang pro dan ada yang kontra namun kalau kita berfikir secara jernih dan peduli pada bangsa ini tentu kesadaran terhadap diri sendiri yang merupakan figur publik yang banyak berperan dalam menentukan arah pemerintahan yang berpengaruh pada masyarakat luas sebaiknya lebih teliti, jeli dan adil dalam menentukan kebijakan.

Kita hanya berharap semoga ke depan para pemimpin negeri ini dapat lebih bijak dan arif dalam menentukan setiap langkah demi kelangsungan masa depan bangsa dan negara yang kita cintai ini.

Semoga bermanfaat dan terima kasih
   


Jika Kematian Datang Secara Tiba - Tiba

Jika kematian datang secara tiba - tibaJika Kematian Datang Secara Tiba - Tiba - Kita semua tidak dapat menduga datangnya suatu kematian, dia datang tanpa di undang dan menghampiri siapapun yang di inginkannya tanpa memandang usia, jabatan atau apapun status seseorang tersebut.

Jika Tuhan sudah menghendaki untuk kembali menghadap kepadaNya, mau tidak mau kita semua harus pergi menghadapnya, masalahnya, bekal apa yang harus kita bawa menghadap Dia yang menciptakan kehidupan?

Apakah cukup keimanan kita saja, perbuatan baik atau amal soleh atau bahkan amal buruk naudzubillah, ini semua tergantung kita sendiri masing-masing dalam mengisi waktu kehidupan di dunia ini yang nanti akan di pertanggung jawabkan kepadaNya.

Kita hanya berharap semoga kematian kita nanti khusnul kotimah, artinya mati dalam kebaikan dan membawa keselamatan bagi diri kita nanti di alam lain, amin.

Jika Kematian Datang Menghampiri Brigadir SUWITO


Baru-baru ini telah datang berita yang mengejutkan kita terutama bagi jajaran Kepolisian Republik Indonesia, saya juga turut mengucapkan bela sungkawa atas kematian Brigadir SUWITO yang informasinya karena serangan jantung.

Dalam usia yang relatif masih muda 38 Tahun ternyata Brigadir SUWITO sudah di panggil untuk menghadap Tuhan Yang Maha Esa, beliau meninggal dunia dalam rangka menjalankan tugas sekaligus memperingati hari ulang tahun polisi lantas, fungsi polisi yang selama ini di bebankan kepadanya.

Kronologis Kematian Brigadir SUWITO

Pada hari Jum'at tangal 22 September 2017 kemarin sekitar pukul 14.45 Wib di gedung BPMJ (Balai Pertemuan Metro Jaya), di kagetkan dengan ambruknya Brigadir SUWITO yang sedang mengikuti perlombaan PBB dalam memperingati hari ulang tahun Polantas.

Brigadir SUWITO yang berdinas di SATWIL LANTAS Jakarta Selatan meninggal dunia yang informasi awalnya karena serangan jantung yang di derita, mungkin faktor kelelahan yang harus menguras tenaga dan akhirnya mempengaruhi kesehatannya.

Selanjutnya sekitar 10 menit kemudian saat tampil tiba - tiba Brigadir SUWITO terjatuh dan tidak sadarkan diri dan segera di larikan ke BIDDOKES Polda Metro Jaya dan di periksa oleh Dr. RIRIS yang kebetulan sedang piket saat itu.

Atas petunjuk yang di sampaikan secara lisan dari AKBP LIASTA SEMBIRING (Kasubdit DokPol) agar Brigadir SUWITO segera di rujuk ke Rumah Sakit Angkatan Laut Mintoharjo, saat itu juga Brigadir SUWITO di berangkatkan ke RS yang di tuju.

Sesampainya di UGD (Unit Gawat Darurat) Brigadir SUWITO langsung di periksa oleh Dr. HENING TIRTA dan di nyatakan sudah meninggal dunia saat di perjalanan.

Selanjutnya pada pukul 16.15 Wib jenazah di bawa pulang ke rumah duka yangberalamat di Kampung Palisigunung RT. 004 RW. 001 Mekarsari Cimanggis Kota Depok.

Peristiwa kematian Brigadir SUWITO ini menjadi bahan renungan bagi kita semua bahwa kita sebaiknya selalu berhati - hati dalam menjalankan kehidupan di dunia ini karena setiap saat setiap waktu kematian akan datang menjemput kita.

Jika kita selalu menjalankan kewajiban, berbuat kebaikan untuk orang lain dan beramal soleh insyAllah akan mendapatkan ridho dan inayahnya, dengan harapan semoga keselamatan dapat menyertai kita di alam yang berbeda.

Semoga peristiwa ini dapat menginspirasi kita dan memberikan pelajaran penting yang berharga sebagai peringatan untuk kita semua dalam menjalankan hidup di dunia juga dalam menjaga kesehatan yang tergantung pada gaya hidup yang kita lakukan setiap hari.

Menjalankan pola hidup sehat sangat membantu dalam menjaga kesehatan tubuh kita sehingga tubuh tidak mudah sakit, tidak hanya itu saja meninggalkan kebiasaan buruk juga harus kita lakukan seperti merokok, sering begadang, minum minuman beralkohol dan aktifitas buruk lain.

Semoga kita semua selalu dalam keadaan sehat walafiat dan di berikan umur yang panjang oleh Tuhan Yang Maha Esa agar dapat beribadah dan beramal baik sebanyak - banyaknya.


Cara Paling Mudah Menjadi Polisi

Cara paling mudah menjadi polisi sesuai pengalaman penulisCara Paling Mudah Menjadi Polisi - Menjadi anggota polisi merupakan harapan bagi sebagaian remaja kita, banyak cara yang di lakukan mulai dari latihan dasar kesamaptaan jasmani, psikotes hingga berupaya untuk menyuap panitia, mereka merasa bangga jika apa yang di cita - citakan berhasil, dengan harapan kelak nanti di hari tua kesejahteraan hidupnya terjamin.

Namun sebenarnya menjadi polisi itu bertitik berat pada apa yang menjadi tugas dan kewajiban yang di bebankan pada anggota itu sendiri untuk dapat di laksanakan dengan sebaik baiknya sesuai "TUPOKSI" (Tugas Pokok dan Fungsinya).

Menjadi polisi itu sebenarnya mudah, namun dengan syarat "Jika mengetahui caranya", tentu saja pihak panitia menetapkan syarat tertentu untuk di penuhi para calon, dan para calon harus dapat memenuhi syarat tersebut.

Perjuangan Menjadi Polisi

Sesuai pengalaman penulis, sebenarnya menjadi polisi itu nikmat pada perjuangannya bukan hanya saat menerima gaji di awal bulan saja, jika para calon polisi sudah bisa berfikir ke arah sana maka kemungkinan besar di terima itu banyak.

Hilangkan pikiran kelak nanti dapat hidup makmur dan sejahtera jika sudah menjadi polisi (kecuali harapan), karena pihak polisi pun juga akan menuntut kesempurnaan tanggung jawab dari profesi polisi yang di emban anggotannya.

Perjuangan apa yang di maksud,,,??

Yaitu perjuangan saat tes pelaksanaan di lakukan, maksudnya, jika seorang calon polisi itu menjalani tes dengan senang hati maka dia seakan mendapat poin positif pada dirinya sendiri sehingga dapat melalui setiap tes yang di berikan oleh panitia.

Jalanilah setiap tes yang di berikan dengan senang, tenang, bangga dan rasa percaya diri yang tinggi karena Anda adalah calon benteng kuat sebuah negara, tampilkan kepada panitia bahwa Andalah yang terbaik dari semua kompetitor Anda.

Jangan takut, grogi, kawatir atau apalah yang bersifat negatif, bebaskan dirimu dan percayalah apa yang Anda lakukan saat ini adalah benar maka dari itu tampilkan dirimu yang paling baik di hadapan panitia, sehingga mereka bisa menilai bahwa Anda layak untuk di pilih.

Selain itu, saya yakin Anda sudah mempersiapkan diri sejak dini sebelum pendaftaran itu tiba, maksudnya, persiapan apa itu,,?? yaitu mulai dari berkas administrasi, fisik, mental dan psikologi yang mumpuni.

Untuk Berhasil, Teori Hanya 10 Persen Dan Pelaksanaan 90 Persen

Tekadlah yang kuat untuk meraih cita cita, jangan ragu dalam meraih mimpi,,,!! Dengan segenap keyakinan Anda lakukan yang terbaik untuk masa depan Anda, pedulilah dengan masa depan Anda sendiri atau pilih jalan lain yang lebih mendukung keinginan Anda untuk menjadi orang sukses.

Ketahuilah bahwa untuk menjadi sukses (dalam hal ini menjadi polisi) itu hanya 10 persen teori dan ternyata 90 persen adalah pelaksanaan, lakukanlah dengan senang hati saya yakin jika persiapan telah matang setiap tes akan dapat di jalani dengan baik.

Saya jadi teringat kata-kata yang di sampaikan Bpk. MARIO TEGUH dulu, bahwa kita di ciptakan hanya untuk mencoba, mencoba dan mencoba, begitu seterusnya,,, bukan hanya untuk di renungi!! mungkin ada benarnya, bagaimana dengan Anda sobat,,,?

Selama apa yang kalian lakukan adalah benar jangan ragu untuk melakukan dan mencoba terus jika ada kegagalan di tengah jalan di suatu hari nanti, jangan resah atau sedih, yang jelas Tuhan memiliki kehendak yang paling baik untuk Anda. Percayalah itu!!!

Cara Yang Paling Aman Dan Mudah Untuk Menjadi Polisi


Sebelum kita mengetahui inti atau kesimpulan dari uraian di atas marilah kita renungkan sejenak! apa tujuan sobat menjadi seorang polisi,,? tetapkan dulu tujuanya setelah itu bertindaklah dan tampilkan yang terbaik, sehingga Anda layak untuk di pilih.

Modal utama supaya di terima menjadi polisi itu sebenarnya bukan "Uang" tapi "Kepantasan" untuk menjadi polisi, jadi bagaimana supaya kita pantas di pilih untuk menjadi polisi, berikut ini yang harus di miliki oleh para calon polisi.

1. Niat menjadi polisi, seperti yang saya sampaikan di atas, tetapkan dahulu niat untuk menjadi polisi, niat Anda harus kuat menjadi polisi dengan alasan yang sangat mendasar.

2. Latihan fisik secara maksimal, sebelum mendaftar menjadi polisi saya yakin modal Anda sudah cukup matang untuk di tampilkan di depan panitia, minimal fisik harus melebihi standar yang di tentukan panitia, jika panitia menetapkan push up sebanyak 15x Anda harus bisa melebihi target itu seperti 25x atau 30x bila perlu sampai panitia sendiri yang menghentikan push up Anda seperti yang penulis lakukan dulu.

Begitu pula dengan tes yang lain seperti pull up, sit up, shuttle run dan yang lain usahakan juga harus melebihi target, untuk tes administrasi atau surat Anda harus siapkan semua yang tertulis tentang Anda, misalkan Anda pernah menjadi anggota paskibraka, sertakan juga sertifikat paskibraka dalam tes administrasi.

Atau Anda pernah mengikuti ekstra kulikuler bela diri karate, judo, pramuka, komputer atau yang lain, Anda harus sertakan foto copy surat sertifikatnya yang nanti akan di ikut sertakan dalam tes administrasi, meskipun surat - surat itu tidak di minta dan mungkin nanti akan di kembalikan lagi kepada Anda.

Tujuannya apa,,,?

Tujuannya adalah agar panitia mengetahui siapa sebenarnya diri Anda, dan akhirnya bisa menilai bahwa Anda memang layak untuk di pilih menjadi seorang polisi dengan segudang pengalaman dan fisik yang joss gandos.

Jangan kaget dengan apa yang saya tulis di atas! Sadarlah dan ketahuilah bahwa semua latihan fisik yang Anda lakukan toh itu juga untuk kesehatan diri Anda sendiri, jadi tidak ada salahnya untuk melakukan latihan semaksimal mungkin agar diri Anda sehat kuat walafiat.

Jadi jika Anda mendaftar untuk menjadi polisi, jangan pernah berfikir bahwa Anda akan menjadi polisi tetapi berfikirlah bahwa Anda orang yang selalu aktif olahraga dan memiliki kesehatan tubuh yang prima.

Bukankah kesehatan itu sebagian dari iman!

3. Rawat yang tidak kelihatan, setelah latihan fisik secara maksimal, jangan lupa berdo'a dan tirakat, maksudnya merawat yang tidak kelihatan di sini adalah Anda harus tirakat, artinya seperti puasa senin dan kamis, niat tidak tidur sebelum pukul 00.00, shalat sunnah tahajud, duha dan yang lainnya atau bagi yang beragama lain Anda bisa apapun yang Anda lakukan yang berkaitan dengan olah jiwa.

Jadi, intinya kondisi fisik dan jiwa Anda terawat dengan baik dan benar, dan saat ini Anda mendaftar menjadi polisi, kalau menurut Anda sendiri kira-kira layak tidak lolos menjadi seorang polisi jika kondisi diri Anda seperti itu,,,???

Anda bisa jawab sendiri dan itu sangat mungkin terjadi, karena penulis dulu seperti itu. Memang nasib Tuhan yang menentukan tetapi dengan kriteria Anda yang super siap seperti itu Anda bisa jawab sendiri hasilnya.

Bagaimana sobat, mudah bukan,,,?

Dan jangan lupa berdo'alah memohon kepada yang Maha Kuasa atas niat suci Anda tersebut, restu dari orang tua kadang juga di perlukan namun jika Anda merasa tidak perlu Anda bisa coba langsung tidak ada masalah.

Cukup penuhi tiga hal itu dan bertarunglah dengan yang lain.

Semoga bermanfaat dan terima kasih.


Kecelakaan Maut Karangploso Kabupaten Malang

Kecelakaan maut di Karangploso
Sopir Truck Tronton
Kecelakaan Maut Karangploso Kabupaten Malang - Maut tidak ada yang tahu kapan datang, hingga saat ini pun tidak ada orang yang dapat mengetahui kapan datangnya maut, kejadian itu adalah rahasia Tuhan dan kita tidak berhak untuk mengetahui.

Seandainya ada yang tahu itu pun hanya segelintir orang dan merupakan hamba Tuhan pilihan, tidak mudah untuk menemukan orang sakti yang seperti ini, perjumpaan dengan merekapun juga merupakan kehendak dari Yang Maha Kuasa, jelas ada maksud dan tujuan tertentu untuk di pertemukan.

Pemirsa mypolicestory7.com yang tercinta, baru-baru ini ada kecelakaan maut yang sangat mengerikan, mungkin di antara Anda sudah ada yang mengetahui, kecelakaan itu membuat warga karangploso kabupaten Malang panik dan histeris.

Seperti yang saya sampaikan di atas, kejadian apapun itu adalah kehendak Tuhan Yang Maha Kuasa, termasuk kecelakaan hebat yang terjadi di jalan raya karangploso ini, siapa yang menginginkan menjadi korban sebuah kecelakaan? sebagai orang yang waras pasti tidak ada seorang pun yang menginginkan hal ini terjadi pada dirinya.

Kecelakaan maut yang terjadi di Karangploso menjadi pelajaran sangat penting bagi setiap pemakai jalan raya di manapun berada, agar lebih berhati hati dan selalu waspada terhadap apapun yang terjadi di sekitar dirinya.

Kronologi Kejadian Kecelakaan Maut Karangploso Kabupaten Malang


Pada tanggal 25 Agustus 2017 yang lalu sekitar pukul 16.45 WIB ada sebuah Truck tronton yang mengangkut bego atau katrol berukuran besar melintas kencang dari barat di jalan raya Kertanegara Desa. Girimoyo Kecamatan. Karangploso Kabupaten Malang.

Awalnya tidak ada kendala dan proses perjalanan berjalan lancar, namun tepat di depan perumahan "Palm Regency" JL. Raya Kendalsari Desa. Ngijo Karangploso, truck  tronton tersebut mengalami "rem blong."

Saat itulah sopir panik dan kendaraan menjadi liar tidak dapat di kendalikan, mengetahui truck yang di kendarai error sopir berusaha keras untuk menghentikannya dengan segala cara agar tidak timbul banyak korban.

Namun sayang, sang sopir putus asa dan melompat keluar meninggalkan kendaraanya yang sedang melesat kencang ke arah banyak lalu lalang kendaraan dan orang di depannya, truck menghantam banyak kendaraan mulai dari sepeda motor hingga mini bus dan pejalan kaki.

Ngeri,,, tetapi inilah yang harus terjadi pada saat itu,,,!

Kecelakaan maut ini membuat situasi di sore itu menjadi panik dan banyak jeritan orang yang kebetulan mengetahui kejadian tersebut.

Truck tronton pembawa bego tersebut menghantam beberapa kendaraan lain di antaranya:

1. Sepeda motor Honda Beat No Pol. N-3164-GQ.

2. Sepeda motor Yamaha Mio No Pol. N-5520-G.

3. Mikrolet (mini bus) warna merah No Pol. N-1801-UG.

4. Sepeda motor Honda Beat No Pol. N-5976-GA.

5. Mobil Panther No Pol. N-1996 AW.

6. Sepeda motor lain tanpa identitas.

7. Rumah Bapak Munir (56 tahun)

8. Rumah Bapak Samsul Arif (45 tahun)

Kedua rumah tersebut milik warga Desa Kendalsari RT. 01 RW. 08 Desa Ngijo Kecamatan Karangploso Kabupaten Malang dan mengalami kerusakan berat terutama di bagian depan rumah.

Sekitar lima menit kemudian petugas dari Polsek Karangploso, Koramil, Relawan "RAPI" dan banyak warga yang lain berusaha keras menolong semua korban dan untuk sementara jalan raya pun menjadi macet total.

Secepatnya para korban di larikan ke Rumah sakit terdekat, yang terjangkau adalah rumah sakit Prasetya Husada dan Puskesmas Karangploso.

Sementara kendaraan yang menjadi korban kecelakaan beserta truck tronton, sekitar pukul 18.30 di bawa ke Sat laka polres Malang di JL. Mondoroko Kecamatan Singosari Kabupaten Malang (dulu bekas POLWIL Malang)

Bersyukur, tepat pukul 19.00 arus lalu lintas yang melintasi TKP (Tempat Kejadian Perkara) lancar dan semua bergerak seperti biasanya.

Korban Manusia Akhibat Kecelakaan Maut Karangploso


Sementara korban manusia yang di larikan ke Rumah Sakit Prasetya Husada dan Puskesmas terdekat baik yang meninggal maupun yang luka antara lain sebagai berikut:

A. Korban Meninggal Dunia.

1. WARSITI/Perempuan (45 Tahun) Alamat: Dusun Kendalsari RT.07 RW.08 Desa Ngijo Kecamatan Karangploso Kabupaten Malang.

2. SUWANTO (30 Tahun) Alamat: Dusun Takeran RT.05 RW.07 Desa. Ngijo Kecamatan Karangploso Kabupaten Malang.

3. WIWIN/Perempuan (30 Tahun) Alamat: Dusun Kendalsari RT.04 RW.08 Desa. Ngijo Kecamatan Karangploso Kabupaten Malang.

4. Kernet Truck (Pendamping sopir) Identitas belum di ketahui.

B. Korban Luka.

1. AGUS (35 Tahun) Alamat: Dusun Kendalsari RT.04 RW.08 Desa. Ngijo Kecamatan Karangploso Kabupaten Malang, (Kondisi Kritis).

2. M. NISA/Perempuan (25 Tahun) Alamat: Dusun Kendalsari RT.02 RW. 08  Desa Ngijo Kecamatan Karangploso Kabupaten Malang.

3. ARIFIN (25 Tahun) Alamat: Dusun Lowoksari RT.01 RW.05 Desa Ngenep Kecamatan Karngploso kabupaten Malang.

4. SILVI/Perempuan (23 Tahun) Alamat: Dusun Lowoksari RT.01 RW.05 Desa. Ngenep Kecamatan Karangploso Kabupaten Malang.

Tidak di sangka datangnya kecelakaan ini, semua datang secara tiba tiba dan berlangsung cepat, hikmah di balik kejadian ini sangatlah besar agar kita selalu berhati hati dan waspada terhadap segala sesuatu yang terjadi di sekitar kita terutama saat di jalan raya yang ramai.

Karena kadang kita sudah ekstra hati hati namun pengendara lain yang kurang berhati hati atau tidak sepenuhnya menguasai instrumen kendaraan yang di naiki dan ini sangat membahayakan baik diri sendiri maupun orang lain.

Sikap respek yang cepat bisa jadi penyelamat jiwa yang terancam, terutama dalam kondisi darurat seperti saat ini, semoga kita semua terhindar dari segala bahaya yang mengancam jiwa dan selalu di berikan keselamatan bagi kita maupun keluarga. Amin

Ledakan Bom Panci Kembali Muncul Di Bandung

Ledakan Bom Panci Kembali Muncul Di BandungLedakan Bom Panci Kembali Muncul Di Bandung - Sudah agak lama kita tidak mendengar istilah bom panci, dulu mulai di marakan dengan bom yang meledak di sebuah rumah kontrakan di Jakarta yang ternyata itu adalah bom panci.

Istilah bom panci ini, sebenarnya saya sendiri juga merasa geli, unik dan mungkin aneh di telinga, bayangkan saja sebuah panci yang biasa untuk masak setiap hari ternyata bisa untuk di buat bom meskipun ringan jenis ledakannya.

Namun kalau material yang terdapat di dalamnya mengenai tubuh kita ya,, lumayan juga, apalagi kalau jarak ledakan dengan tubuh kita tidak terlalu jauh, tidak hanya di buat cacat seumur hidup kita bahkan kematian pun bisa menjemput, naudzubillah,,,!!

Heran nya kenapa sampai saat ini masih saja ada ledakan - ledakan yang bersifat menghancurkan kehidupan di sekitar kita,,,? apakah mereka yang membuat tersebut sudah bosan hidup,,,?? atau hanya bikin sensasi saja,,,?

Masih penuh misteri, apalagi kalau di kaitkan dengan jihad, kenapa mereka pilih jihad model seperti itu,,,? rupanya hanya orang yang tidak waras saja yang membuat gerakan seperti itu.

Bukankah bekerja keras menghidupi keluarga juga merupakan jihad, membela kebenaran Allah juga jihad, menuntut ilmu juga merupakan jihad, belajar memasak juga jihad, mengantar anak ke sekolah juga jihad, bukankah jihad yang seperti ini lebih mulia daripada harus membunuh sesama.

Wahai saudaraku yang masih memiliki jiwa jihad seperti ini sadarlah,,,!! apapun alasanya apa yang Anda lakukan adalah "SALAH BESAR". Kembalilah ke jalan yang lurus,,,!! berjihadlah bersama keluarga tercinta, saya yakin ini adalah yang terbaik.

Ledakan Bom Panci Kembali Muncul Di Kota Bandung


Melalui informasi yang di sampaikan oleh teman di seberang sana, bom panci ternyata muncul lagi, otak kriminal seperti ini ternyata masih ada hingga kini, dan ini harus di bersihkan, karena jelas memperburuk dan membahayakan masyarakat yang ada di sekitarnya.

Saya mengenal kota Bandung adalah kota yang adem, sejuk, indah, asri dan masyarakatnya pun ramah tamah. Meskipun tidak menetap lama di sana tetapi selalu ada waktu untuk berkunjung ke sana, sehingga dapat mengenal karakter masyarakat di sana.

Saya senang tinggal di sana, tapi sayang,,,!! hal ini harus ternoda dengan kekacauan yang di sebabkan oleh bom panci, mereka yang membuat benda ini sok suci dengan mengatasnamakan kebenaran dan Agama lalu membuat keonaran.

Siang itu sekitar pukul 16.00 Wib warga sekitar di kagetkan dengan terdengarnya sebuah ledakan yang cukup keras, situasi yang awalnya hening dengan aktifitas biasa saja tiba-tiba gaduh dan ramai mempertanyakan ada apa gerangan,,,

Sebuah rumah kontrakan lagi yang terletak di Kampung Kubang Bereum RT.07 RW.11 Kelurahan Sekejati Kecamatan Buah Batu Kota Bandung harus meledak dan porak poranda karena sebuah ledakan bom low explosive yang terbuat dari panci.

Beruntung kejadian tersebut tidak memakan korban dan keberuntungan yang ke dua adalah pelaku pembuat bom tersebut di tangkap aparat, Hmmm,,,,!!!

Identitas pelaku adalah AGUS WIGUNA, yang beralamat sesuai KTP (Kartu Tanda Penduduk) di Garut, 30 Agustus 1995, Alamat Kampung Ciebeleuntuk RT.01 RW.05 Kelurahan Bojong, Kecamatan Bumbulang - Garut.

Entah apa yang ada di dalam benak Agus ini, sehingga dia rela menghabiskan waktunya dengan membuat bom yang bertujuan untuk menyakiti sesama.

Sementara barang bukti yang dapat di sita petugas di TKP (Tempat Kejadian Perkara) adalah:

1. Sebuah panci koyak yang awalnya berisi paku.

2. Rangkaian bom yang sudah meledak, yang terdiri dari kabel-kabel.

Ridwan salah seorang saksi mata yang di mintai keterangan aparat setempat mengatakan bahwa dirinya melihat ada ledakan hebat yang di sertai dengan luapan api, saat itu juga dia berusaha menghubungi pihak kepolisian.

Anggota Polrestabes - Bandung segera meluncur ke lokasi TKP yang di sampaikan Ridwan, dan mereka langsung mengamankan lokasi kejadian.

Menurut keterangan sementara dari tersangka mengatakan bahwa, dirinya belajar merakit bom sudah di mulai sejak tanggal 01 Juni 2017 lalu melalui internet, rencananya bom tersebut akan di ledakan di tiga tempat yaitu:

1. Cafe Bali di Jln.Braga.

2. Rumah Makan Celengan Di Astana Anyar.

3. Gereja Buah Batu.

Gawat,,,!! Otak teroris harus di berantas, kerjasama antar elemen masyarakat dengan pihak aparat setempat harus terjalin dengan baik jika ingin daerahnya aman, minimal apa yang di sampaikan oleh Ridwan sudah benar.

Semoga dengan adanya kejadian ini kita semakin waspada dan selalu mengingat kepad Tuhan yang Maha Esa agar kita di tunjukkan kepada jalan yang lurus dan keselamatan di dunia dan akhirat.

Amin
  

Pengeroyokan Dan Penganiayaan Terhadap Anggota Polisi Indonesia

Pengeroyokan dan penganiayaan anggota pol airPengeroyokan Dan Penganiayaan Terhadap Anggota Polisi Indonesia - Pengeroyokan dan penganiayaan terhadap anggota polisi kembali terjadi dan senjata api milik korban pun di bawa lari oleh pelaku.

Tindak pidana pengeroyokan dan penganiayaan tersebut di lakukan oleh dua orang yang tidak di kenal, saat itu korban melintas di depan Hotel Harris Vertu di Jalan Hayam wuruk - Jakarta Pusat pada hari Minggu yang lalu 06 Agustus 2017 sekitar pukul 03.30 Wib.

Anggota polisi apes tersebut bernama Brigadir SLAMET nomor Anggota 81061281, beliau berdinas sebagai Bintara Staf pada Provost Direktorat Kepolisian Air Baharkam Polri.

Akhibat dari pengeroyokan dan penganiayaan tersebut Brigadir Slamet terpaksa mengalami luka pada pelipis mata sebelah kiri dan fatalnya senjata api jenis HS 9 Nomor H.173908 telah hilang, kemungkinan besar di bawa oleh pelaku.

Kronologi Kejadian Pengeroyokan dan Penganiayaan Anggota Polisi


Pada saat itu sekitar pukul 03.30 Wib Brigadir Slamet kebetulan kebetulan pulang tugas dengan melintasi jalan Hayam wuruk ke arah Harmoni dengan mengendarai sepeda motor Suzuki Spin warna biru dengan No. polisi B-6786-TSM.

Pada saat yang bersamaan korban melihat melalui kaca spion ada orang yang mencurigakan sedang mengikutinya di belakang dan berboncengan.

Pada saat persis di depan hotel Harris sepeda motor Brigadir Slamet di pepet pelaku dan langsung menyerang korban, Brigadir Slamet tidak sempat membalas serangan tersebut dan terpaksa harus menerima beberapa pukulan dan tendangan hingga Brigadir Slamet Pingsan.

Melihat korbanya pingsan, dua orang pelaku kejahatan tersebut segera melarikan diri dan membawa senjata api organik milik korban.

Beberapa saat kemudian korban di temukan oleh orang yang sedang melintas, dengan di bantu beberapa orang lain lagi, korban di bawa ke Rumah Sakit Tarakan di Jakarta Pusat. Saksi yang di mintai keterangan tersebut antara lain, DENI, IMAM YULIANTO dan SUHENDRA SINAGA.

Akibat dari pengeroyokan tersebut Brigadir Slamet pingsan dan mengalami luka pada pelipis mata sebelah kiri, luka pada dagu dan memar di lengan sebelah kiri, beruntung segera mendapatkan perawatan intensif dari tim medis.

Kemudian sekitar pukul 06.17 WIB piket SPKT Polsek Gambir menerima informasi via telepon bahwa pihak Rumah Sakit Tarakan Jakarta Pusat mendapat pasien seorang anggota polri yang sedang luka parah akibat pengeroyokan.

Segera setelah pihak SPKT mendapatkan informasi tersebut langsung meneruskan kepada piket reskrim, dengan beberapa anggota dan perwira jaga segera mendatangi Rumah Sakit Tarakan untuk menentukan kebenaran dari berita tersebut.

Dan ternyata benar ada seorang anggota Polair yang mengalami luka dan sedang mendapatkan perawatan intensif oleh pihak Rumah Sakit.

Dengan adanya peristiwa ini polsek Gambir segera mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan melakukan penyidikan serta mengamankan beberapa barang milik korban.

Barang Bukti Yang di Amankan Petugas 

Beberapa barang bukti untuk memudahkan penyelidikan di amankan oleh pihak kepolisian sektor Gambir di antaranya,

1. Sepeda motor Suzuki Spin nomor polisi B-6786-TSM.

2. Kartu Tanda Anggota (KTA) Polri A.n Brigadir Slamet Nomor. TAS/POLRI/158/VI/2016/POLAIR.

3. Kartu Kepemilikan Senjata A.n Korban.

4. Kartu Asuransi Kesehatan Nomor. 0000976553684 An Korban.

5. Kartu Nomor Pokok Wajib Pajak Nomor. 44.896.398.3-048.000

6. Kartu SIM-C Nomor. 810623270101 A.n korban

7. Kartu SIM-A Nomor. 810623270101 A.n korban

Dengan adanya beberapa kejadian di beberapa daerah di seluruh Indonesia, sepertinya ada satu kelompok radikal yang menginginkan senjata dari pihak aparat keamanan kita, oleh karena itu sebaiknya bagi Anda yang kebetulan sebagai aparat keamanan meningkatkan kewaspadaan dan siap siaga baik diri sendiri maupun mako.

Semoga informasi ini membawa kebaikan bagi kita semua, dan jayalah polisi Indonesia.

Terima kasih dan salam


Back To Top