My police story

My police story

Jika Kematian Datang Secara Tiba - Tiba

Jika kematian datang secara tiba - tibaJika Kematian Datang Secara Tiba - Tiba - Kita semua tidak dapat menduga datangnya suatu kematian, dia datang tanpa di undang dan menghampiri siapapun yang di inginkannya tanpa memandang usia, jabatan atau apapun status seseorang tersebut.

Jika Tuhan sudah menghendaki untuk kembali menghadap kepadaNya, mau tidak mau kita semua harus pergi menghadapnya, masalahnya, bekal apa yang harus kita bawa menghadap Dia yang menciptakan kehidupan?

Apakah cukup keimanan kita saja, perbuatan baik atau amal soleh atau bahkan amal buruk naudzubillah, ini semua tergantung kita sendiri masing-masing dalam mengisi waktu kehidupan di dunia ini yang nanti akan di pertanggung jawabkan kepadaNya.

Kita hanya berharap semoga kematian kita nanti khusnul kotimah, artinya mati dalam kebaikan dan membawa keselamatan bagi diri kita nanti di alam lain, amin.

Jika Kematian Datang Menghampiri Brigadir SUWITO


Baru-baru ini telah datang berita yang mengejutkan kita terutama bagi jajaran Kepolisian Republik Indonesia, saya juga turut mengucapkan bela sungkawa atas kematian Brigadir SUWITO yang informasinya karena serangan jantung.

Dalam usia yang relatif masih muda 38 Tahun ternyata Brigadir SUWITO sudah di panggil untuk menghadap Tuhan Yang Maha Esa, beliau meninggal dunia dalam rangka menjalankan tugas sekaligus memperingati hari ulang tahun polisi lantas, fungsi polisi yang selama ini di bebankan kepadanya.

Kronologis Kematian Brigadir SUWITO

Pada hari Jum'at tangal 22 September 2017 kemarin sekitar pukul 14.45 Wib di gedung BPMJ (Balai Pertemuan Metro Jaya), di kagetkan dengan ambruknya Brigadir SUWITO yang sedang mengikuti perlombaan PBB dalam memperingati hari ulang tahun Polantas.

Brigadir SUWITO yang berdinas di SATWIL LANTAS Jakarta Selatan meninggal dunia yang informasi awalnya karena serangan jantung yang di derita, mungkin faktor kelelahan yang harus menguras tenaga dan akhirnya mempengaruhi kesehatannya.

Selanjutnya sekitar 10 menit kemudian saat tampil tiba - tiba Brigadir SUWITO terjatuh dan tidak sadarkan diri dan segera di larikan ke BIDDOKES Polda Metro Jaya dan di periksa oleh Dr. RIRIS yang kebetulan sedang piket saat itu.

Atas petunjuk yang di sampaikan secara lisan dari AKBP LIASTA SEMBIRING (Kasubdit DokPol) agar Brigadir SUWITO segera di rujuk ke Rumah Sakit Angkatan Laut Mintoharjo, saat itu juga Brigadir SUWITO di berangkatkan ke RS yang di tuju.

Sesampainya di UGD (Unit Gawat Darurat) Brigadir SUWITO langsung di periksa oleh Dr. HENING TIRTA dan di nyatakan sudah meninggal dunia saat di perjalanan.

Selanjutnya pada pukul 16.15 Wib jenazah di bawa pulang ke rumah duka yangberalamat di Kampung Palisigunung RT. 004 RW. 001 Mekarsari Cimanggis Kota Depok.

Peristiwa kematian Brigadir SUWITO ini menjadi bahan renungan bagi kita semua bahwa kita sebaiknya selalu berhati - hati dalam menjalankan kehidupan di dunia ini karena setiap saat setiap waktu kematian akan datang menjemput kita.

Jika kita selalu menjalankan kewajiban, berbuat kebaikan untuk orang lain dan beramal soleh insyAllah akan mendapatkan ridho dan inayahnya, dengan harapan semoga keselamatan dapat menyertai kita di alam yang berbeda.

Semoga peristiwa ini dapat menginspirasi kita dan memberikan pelajaran penting yang berharga sebagai peringatan untuk kita semua dalam menjalankan hidup di dunia juga dalam menjaga kesehatan yang tergantung pada gaya hidup yang kita lakukan setiap hari.

Menjalankan pola hidup sehat sangat membantu dalam menjaga kesehatan tubuh kita sehingga tubuh tidak mudah sakit, tidak hanya itu saja meninggalkan kebiasaan buruk juga harus kita lakukan seperti merokok, sering begadang, minum minuman beralkohol dan aktifitas buruk lain.

Semoga kita semua selalu dalam keadaan sehat walafiat dan di berikan umur yang panjang oleh Tuhan Yang Maha Esa agar dapat beribadah dan beramal baik sebanyak - banyaknya.


Cara Paling Mudah Menjadi Polisi

Cara paling mudah menjadi polisi sesuai pengalaman penulisCara Paling Mudah Menjadi Polisi - Menjadi anggota polisi merupakan harapan bagi sebagaian remaja kita, banyak cara yang di lakukan mulai dari latihan dasar kesamaptaan jasmani, psikotes hingga berupaya untuk menyuap panitia, mereka merasa bangga jika apa yang di cita - citakan berhasil, dengan harapan kelak nanti di hari tua kesejahteraan hidupnya terjamin.

Namun sebenarnya menjadi polisi itu bertitik berat pada apa yang menjadi tugas dan kewajiban yang di bebankan pada anggota itu sendiri untuk dapat di laksanakan dengan sebaik baiknya sesuai "TUPOKSI" (Tugas Pokok dan Fungsinya).

Menjadi polisi itu sebenarnya mudah, namun dengan syarat "Jika mengetahui caranya", tentu saja pihak panitia menetapkan syarat tertentu untuk di penuhi para calon, dan para calon harus dapat memenuhi syarat tersebut.

Perjuangan Menjadi Polisi

Sesuai pengalaman penulis, sebenarnya menjadi polisi itu nikmat pada perjuangannya bukan hanya saat menerima gaji di awal bulan saja, jika para calon polisi sudah bisa berfikir ke arah sana maka kemungkinan besar di terima itu banyak.

Hilangkan pikiran kelak nanti dapat hidup makmur dan sejahtera jika sudah menjadi polisi (kecuali harapan), karena pihak polisi pun juga akan menuntut kesempurnaan tanggung jawab dari profesi polisi yang di emban anggotannya.

Perjuangan apa yang di maksud,,,??

Yaitu perjuangan saat tes pelaksanaan di lakukan, maksudnya, jika seorang calon polisi itu menjalani tes dengan senang hati maka dia seakan mendapat poin positif pada dirinya sendiri sehingga dapat melalui setiap tes yang di berikan oleh panitia.

Jalanilah setiap tes yang di berikan dengan senang, tenang, bangga dan rasa percaya diri yang tinggi karena Anda adalah calon benteng kuat sebuah negara, tampilkan kepada panitia bahwa Andalah yang terbaik dari semua kompetitor Anda.

Jangan takut, grogi, kawatir atau apalah yang bersifat negatif, bebaskan dirimu dan percayalah apa yang Anda lakukan saat ini adalah benar maka dari itu tampilkan dirimu yang paling baik di hadapan panitia, sehingga mereka bisa menilai bahwa Anda layak untuk di pilih.

Selain itu, saya yakin Anda sudah mempersiapkan diri sejak dini sebelum pendaftaran itu tiba, maksudnya, persiapan apa itu,,?? yaitu mulai dari berkas administrasi, fisik, mental dan psikologi yang mumpuni.

Untuk Berhasil, Teori Hanya 10 Persen Dan Pelaksanaan 90 Persen

Tekadlah yang kuat untuk meraih cita cita, jangan ragu dalam meraih mimpi,,,!! Dengan segenap keyakinan Anda lakukan yang terbaik untuk masa depan Anda, pedulilah dengan masa depan Anda sendiri atau pilih jalan lain yang lebih mendukung keinginan Anda untuk menjadi orang sukses.

Ketahuilah bahwa untuk menjadi sukses (dalam hal ini menjadi polisi) itu hanya 10 persen teori dan ternyata 90 persen adalah pelaksanaan, lakukanlah dengan senang hati saya yakin jika persiapan telah matang setiap tes akan dapat di jalani dengan baik.

Saya jadi teringat kata-kata yang di sampaikan Bpk. MARIO TEGUH dulu, bahwa kita di ciptakan hanya untuk mencoba, mencoba dan mencoba, begitu seterusnya,,, bukan hanya untuk di renungi!! mungkin ada benarnya, bagaimana dengan Anda sobat,,,?

Selama apa yang kalian lakukan adalah benar jangan ragu untuk melakukan dan mencoba terus jika ada kegagalan di tengah jalan di suatu hari nanti, jangan resah atau sedih, yang jelas Tuhan memiliki kehendak yang paling baik untuk Anda. Percayalah itu!!!

Cara Yang Paling Aman Dan Mudah Untuk Menjadi Polisi


Sebelum kita mengetahui inti atau kesimpulan dari uraian di atas marilah kita renungkan sejenak! apa tujuan sobat menjadi seorang polisi,,? tetapkan dulu tujuanya setelah itu bertindaklah dan tampilkan yang terbaik, sehingga Anda layak untuk di pilih.

Modal utama supaya di terima menjadi polisi itu sebenarnya bukan "Uang" tapi "Kepantasan" untuk menjadi polisi, jadi bagaimana supaya kita pantas di pilih untuk menjadi polisi, berikut ini yang harus di miliki oleh para calon polisi.

1. Niat menjadi polisi, seperti yang saya sampaikan di atas, tetapkan dahulu niat untuk menjadi polisi, niat Anda harus kuat menjadi polisi dengan alasan yang sangat mendasar.

2. Latihan fisik secara maksimal, sebelum mendaftar menjadi polisi saya yakin modal Anda sudah cukup matang untuk di tampilkan di depan panitia, minimal fisik harus melebihi standar yang di tentukan panitia, jika panitia menetapkan push up sebanyak 15x Anda harus bisa melebihi target itu seperti 25x atau 30x bila perlu sampai panitia sendiri yang menghentikan push up Anda seperti yang penulis lakukan dulu.

Begitu pula dengan tes yang lain seperti pull up, sit up, shuttle run dan yang lain usahakan juga harus melebihi target, untuk tes administrasi atau surat Anda harus siapkan semua yang tertulis tentang Anda, misalkan Anda pernah menjadi anggota paskibraka, sertakan juga sertifikat paskibraka dalam tes administrasi.

Atau Anda pernah mengikuti ekstra kulikuler bela diri karate, judo, pramuka, komputer atau yang lain, Anda harus sertakan foto copy surat sertifikatnya yang nanti akan di ikut sertakan dalam tes administrasi, meskipun surat - surat itu tidak di minta dan mungkin nanti akan di kembalikan lagi kepada Anda.

Tujuannya apa,,,?

Tujuannya adalah agar panitia mengetahui siapa sebenarnya diri Anda, dan akhirnya bisa menilai bahwa Anda memang layak untuk di pilih menjadi seorang polisi dengan segudang pengalaman dan fisik yang joss gandos.

Jangan kaget dengan apa yang saya tulis di atas! Sadarlah dan ketahuilah bahwa semua latihan fisik yang Anda lakukan toh itu juga untuk kesehatan diri Anda sendiri, jadi tidak ada salahnya untuk melakukan latihan semaksimal mungkin agar diri Anda sehat kuat walafiat.

Jadi jika Anda mendaftar untuk menjadi polisi, jangan pernah berfikir bahwa Anda akan menjadi polisi tetapi berfikirlah bahwa Anda orang yang selalu aktif olahraga dan memiliki kesehatan tubuh yang prima.

Bukankah kesehatan itu sebagian dari iman!

3. Rawat yang tidak kelihatan, setelah latihan fisik secara maksimal, jangan lupa berdo'a dan tirakat, maksudnya merawat yang tidak kelihatan di sini adalah Anda harus tirakat, artinya seperti puasa senin dan kamis, niat tidak tidur sebelum pukul 00.00, shalat sunnah tahajud, duha dan yang lainnya atau bagi yang beragama lain Anda bisa apapun yang Anda lakukan yang berkaitan dengan olah jiwa.

Jadi, intinya kondisi fisik dan jiwa Anda terawat dengan baik dan benar, dan saat ini Anda mendaftar menjadi polisi, kalau menurut Anda sendiri kira-kira layak tidak lolos menjadi seorang polisi jika kondisi diri Anda seperti itu,,,???

Anda bisa jawab sendiri dan itu sangat mungkin terjadi, karena penulis dulu seperti itu. Memang nasib Tuhan yang menentukan tetapi dengan kriteria Anda yang super siap seperti itu Anda bisa jawab sendiri hasilnya.

Bagaimana sobat, mudah bukan,,,?

Dan jangan lupa berdo'alah memohon kepada yang Maha Kuasa atas niat suci Anda tersebut, restu dari orang tua kadang juga di perlukan namun jika Anda merasa tidak perlu Anda bisa coba langsung tidak ada masalah.

Cukup penuhi tiga hal itu dan bertarunglah dengan yang lain.

Semoga bermanfaat dan terima kasih.


Kecelakaan Maut Karangploso Kabupaten Malang

Kecelakaan maut di Karangploso
Sopir Truck Tronton
Kecelakaan Maut Karangploso Kabupaten Malang - Maut tidak ada yang tahu kapan datang, hingga saat ini pun tidak ada orang yang dapat mengetahui kapan datangnya maut, kejadian itu adalah rahasia Tuhan dan kita tidak berhak untuk mengetahui.

Seandainya ada yang tahu itu pun hanya segelintir orang dan merupakan hamba Tuhan pilihan, tidak mudah untuk menemukan orang sakti yang seperti ini, perjumpaan dengan merekapun juga merupakan kehendak dari Yang Maha Kuasa, jelas ada maksud dan tujuan tertentu untuk di pertemukan.

Pemirsa mypolicestory7.com yang tercinta, baru-baru ini ada kecelakaan maut yang sangat mengerikan, mungkin di antara Anda sudah ada yang mengetahui, kecelakaan itu membuat warga karangploso kabupaten Malang panik dan histeris.

Seperti yang saya sampaikan di atas, kejadian apapun itu adalah kehendak Tuhan Yang Maha Kuasa, termasuk kecelakaan hebat yang terjadi di jalan raya karangploso ini, siapa yang menginginkan menjadi korban sebuah kecelakaan? sebagai orang yang waras pasti tidak ada seorang pun yang menginginkan hal ini terjadi pada dirinya.

Kecelakaan maut yang terjadi di Karangploso menjadi pelajaran sangat penting bagi setiap pemakai jalan raya di manapun berada, agar lebih berhati hati dan selalu waspada terhadap apapun yang terjadi di sekitar dirinya.

Kronologi Kejadian Kecelakaan Maut Karangploso Kabupaten Malang


Pada tanggal 25 Agustus 2017 yang lalu sekitar pukul 16.45 WIB ada sebuah Truck tronton yang mengangkut bego atau katrol berukuran besar melintas kencang dari barat di jalan raya Kertanegara Desa. Girimoyo Kecamatan. Karangploso Kabupaten Malang.

Awalnya tidak ada kendala dan proses perjalanan berjalan lancar, namun tepat di depan perumahan "Palm Regency" JL. Raya Kendalsari Desa. Ngijo Karangploso, truck  tronton tersebut mengalami "rem blong."

Saat itulah sopir panik dan kendaraan menjadi liar tidak dapat di kendalikan, mengetahui truck yang di kendarai error sopir berusaha keras untuk menghentikannya dengan segala cara agar tidak timbul banyak korban.

Namun sayang, sang sopir putus asa dan melompat keluar meninggalkan kendaraanya yang sedang melesat kencang ke arah banyak lalu lalang kendaraan dan orang di depannya, truck menghantam banyak kendaraan mulai dari sepeda motor hingga mini bus dan pejalan kaki.

Ngeri,,, tetapi inilah yang harus terjadi pada saat itu,,,!

Kecelakaan maut ini membuat situasi di sore itu menjadi panik dan banyak jeritan orang yang kebetulan mengetahui kejadian tersebut.

Truck tronton pembawa bego tersebut menghantam beberapa kendaraan lain di antaranya:

1. Sepeda motor Honda Beat No Pol. N-3164-GQ.

2. Sepeda motor Yamaha Mio No Pol. N-5520-G.

3. Mikrolet (mini bus) warna merah No Pol. N-1801-UG.

4. Sepeda motor Honda Beat No Pol. N-5976-GA.

5. Mobil Panther No Pol. N-1996 AW.

6. Sepeda motor lain tanpa identitas.

7. Rumah Bapak Munir (56 tahun)

8. Rumah Bapak Samsul Arif (45 tahun)

Kedua rumah tersebut milik warga Desa Kendalsari RT. 01 RW. 08 Desa Ngijo Kecamatan Karangploso Kabupaten Malang dan mengalami kerusakan berat terutama di bagian depan rumah.

Sekitar lima menit kemudian petugas dari Polsek Karangploso, Koramil, Relawan "RAPI" dan banyak warga yang lain berusaha keras menolong semua korban dan untuk sementara jalan raya pun menjadi macet total.

Secepatnya para korban di larikan ke Rumah sakit terdekat, yang terjangkau adalah rumah sakit Prasetya Husada dan Puskesmas Karangploso.

Sementara kendaraan yang menjadi korban kecelakaan beserta truck tronton, sekitar pukul 18.30 di bawa ke Sat laka polres Malang di JL. Mondoroko Kecamatan Singosari Kabupaten Malang (dulu bekas POLWIL Malang)

Bersyukur, tepat pukul 19.00 arus lalu lintas yang melintasi TKP (Tempat Kejadian Perkara) lancar dan semua bergerak seperti biasanya.

Korban Manusia Akhibat Kecelakaan Maut Karangploso


Sementara korban manusia yang di larikan ke Rumah Sakit Prasetya Husada dan Puskesmas terdekat baik yang meninggal maupun yang luka antara lain sebagai berikut:

A. Korban Meninggal Dunia.

1. WARSITI/Perempuan (45 Tahun) Alamat: Dusun Kendalsari RT.07 RW.08 Desa Ngijo Kecamatan Karangploso Kabupaten Malang.

2. SUWANTO (30 Tahun) Alamat: Dusun Takeran RT.05 RW.07 Desa. Ngijo Kecamatan Karangploso Kabupaten Malang.

3. WIWIN/Perempuan (30 Tahun) Alamat: Dusun Kendalsari RT.04 RW.08 Desa. Ngijo Kecamatan Karangploso Kabupaten Malang.

4. Kernet Truck (Pendamping sopir) Identitas belum di ketahui.

B. Korban Luka.

1. AGUS (35 Tahun) Alamat: Dusun Kendalsari RT.04 RW.08 Desa. Ngijo Kecamatan Karangploso Kabupaten Malang, (Kondisi Kritis).

2. M. NISA/Perempuan (25 Tahun) Alamat: Dusun Kendalsari RT.02 RW. 08  Desa Ngijo Kecamatan Karangploso Kabupaten Malang.

3. ARIFIN (25 Tahun) Alamat: Dusun Lowoksari RT.01 RW.05 Desa Ngenep Kecamatan Karngploso kabupaten Malang.

4. SILVI/Perempuan (23 Tahun) Alamat: Dusun Lowoksari RT.01 RW.05 Desa. Ngenep Kecamatan Karangploso Kabupaten Malang.

Tidak di sangka datangnya kecelakaan ini, semua datang secara tiba tiba dan berlangsung cepat, hikmah di balik kejadian ini sangatlah besar agar kita selalu berhati hati dan waspada terhadap segala sesuatu yang terjadi di sekitar kita terutama saat di jalan raya yang ramai.

Karena kadang kita sudah ekstra hati hati namun pengendara lain yang kurang berhati hati atau tidak sepenuhnya menguasai instrumen kendaraan yang di naiki dan ini sangat membahayakan baik diri sendiri maupun orang lain.

Sikap respek yang cepat bisa jadi penyelamat jiwa yang terancam, terutama dalam kondisi darurat seperti saat ini, semoga kita semua terhindar dari segala bahaya yang mengancam jiwa dan selalu di berikan keselamatan bagi kita maupun keluarga. Amin

Ledakan Bom Panci Kembali Muncul Di Bandung

Ledakan Bom Panci Kembali Muncul Di BandungLedakan Bom Panci Kembali Muncul Di Bandung - Sudah agak lama kita tidak mendengar istilah bom panci, dulu mulai di marakan dengan bom yang meledak di sebuah rumah kontrakan di Jakarta yang ternyata itu adalah bom panci.

Istilah bom panci ini, sebenarnya saya sendiri juga merasa geli, unik dan mungkin aneh di telinga, bayangkan saja sebuah panci yang biasa untuk masak setiap hari ternyata bisa untuk di buat bom meskipun ringan jenis ledakannya.

Namun kalau material yang terdapat di dalamnya mengenai tubuh kita ya,, lumayan juga, apalagi kalau jarak ledakan dengan tubuh kita tidak terlalu jauh, tidak hanya di buat cacat seumur hidup kita bahkan kematian pun bisa menjemput, naudzubillah,,,!!

Heran nya kenapa sampai saat ini masih saja ada ledakan - ledakan yang bersifat menghancurkan kehidupan di sekitar kita,,,? apakah mereka yang membuat tersebut sudah bosan hidup,,,?? atau hanya bikin sensasi saja,,,?

Masih penuh misteri, apalagi kalau di kaitkan dengan jihad, kenapa mereka pilih jihad model seperti itu,,,? rupanya hanya orang yang tidak waras saja yang membuat gerakan seperti itu.

Bukankah bekerja keras menghidupi keluarga juga merupakan jihad, membela kebenaran Allah juga jihad, menuntut ilmu juga merupakan jihad, belajar memasak juga jihad, mengantar anak ke sekolah juga jihad, bukankah jihad yang seperti ini lebih mulia daripada harus membunuh sesama.

Wahai saudaraku yang masih memiliki jiwa jihad seperti ini sadarlah,,,!! apapun alasanya apa yang Anda lakukan adalah "SALAH BESAR". Kembalilah ke jalan yang lurus,,,!! berjihadlah bersama keluarga tercinta, saya yakin ini adalah yang terbaik.

Ledakan Bom Panci Kembali Muncul Di Kota Bandung


Melalui informasi yang di sampaikan oleh teman di seberang sana, bom panci ternyata muncul lagi, otak kriminal seperti ini ternyata masih ada hingga kini, dan ini harus di bersihkan, karena jelas memperburuk dan membahayakan masyarakat yang ada di sekitarnya.

Saya mengenal kota Bandung adalah kota yang adem, sejuk, indah, asri dan masyarakatnya pun ramah tamah. Meskipun tidak menetap lama di sana tetapi selalu ada waktu untuk berkunjung ke sana, sehingga dapat mengenal karakter masyarakat di sana.

Saya senang tinggal di sana, tapi sayang,,,!! hal ini harus ternoda dengan kekacauan yang di sebabkan oleh bom panci, mereka yang membuat benda ini sok suci dengan mengatasnamakan kebenaran dan Agama lalu membuat keonaran.

Siang itu sekitar pukul 16.00 Wib warga sekitar di kagetkan dengan terdengarnya sebuah ledakan yang cukup keras, situasi yang awalnya hening dengan aktifitas biasa saja tiba-tiba gaduh dan ramai mempertanyakan ada apa gerangan,,,

Sebuah rumah kontrakan lagi yang terletak di Kampung Kubang Bereum RT.07 RW.11 Kelurahan Sekejati Kecamatan Buah Batu Kota Bandung harus meledak dan porak poranda karena sebuah ledakan bom low explosive yang terbuat dari panci.

Beruntung kejadian tersebut tidak memakan korban dan keberuntungan yang ke dua adalah pelaku pembuat bom tersebut di tangkap aparat, Hmmm,,,,!!!

Identitas pelaku adalah AGUS WIGUNA, yang beralamat sesuai KTP (Kartu Tanda Penduduk) di Garut, 30 Agustus 1995, Alamat Kampung Ciebeleuntuk RT.01 RW.05 Kelurahan Bojong, Kecamatan Bumbulang - Garut.

Entah apa yang ada di dalam benak Agus ini, sehingga dia rela menghabiskan waktunya dengan membuat bom yang bertujuan untuk menyakiti sesama.

Sementara barang bukti yang dapat di sita petugas di TKP (Tempat Kejadian Perkara) adalah:

1. Sebuah panci koyak yang awalnya berisi paku.

2. Rangkaian bom yang sudah meledak, yang terdiri dari kabel-kabel.

Ridwan salah seorang saksi mata yang di mintai keterangan aparat setempat mengatakan bahwa dirinya melihat ada ledakan hebat yang di sertai dengan luapan api, saat itu juga dia berusaha menghubungi pihak kepolisian.

Anggota Polrestabes - Bandung segera meluncur ke lokasi TKP yang di sampaikan Ridwan, dan mereka langsung mengamankan lokasi kejadian.

Menurut keterangan sementara dari tersangka mengatakan bahwa, dirinya belajar merakit bom sudah di mulai sejak tanggal 01 Juni 2017 lalu melalui internet, rencananya bom tersebut akan di ledakan di tiga tempat yaitu:

1. Cafe Bali di Jln.Braga.

2. Rumah Makan Celengan Di Astana Anyar.

3. Gereja Buah Batu.

Gawat,,,!! Otak teroris harus di berantas, kerjasama antar elemen masyarakat dengan pihak aparat setempat harus terjalin dengan baik jika ingin daerahnya aman, minimal apa yang di sampaikan oleh Ridwan sudah benar.

Semoga dengan adanya kejadian ini kita semakin waspada dan selalu mengingat kepad Tuhan yang Maha Esa agar kita di tunjukkan kepada jalan yang lurus dan keselamatan di dunia dan akhirat.

Amin
  

Pengeroyokan Dan Penganiayaan Terhadap Anggota Polisi Indonesia

Pengeroyokan dan penganiayaan anggota pol airPengeroyokan Dan Penganiayaan Terhadap Anggota Polisi Indonesia - Pengeroyokan dan penganiayaan terhadap anggota polisi kembali terjadi dan senjata api milik korban pun di bawa lari oleh pelaku.

Tindak pidana pengeroyokan dan penganiayaan tersebut di lakukan oleh dua orang yang tidak di kenal, saat itu korban melintas di depan Hotel Harris Vertu di Jalan Hayam wuruk - Jakarta Pusat pada hari Minggu yang lalu 06 Agustus 2017 sekitar pukul 03.30 Wib.

Anggota polisi apes tersebut bernama Brigadir SLAMET nomor Anggota 81061281, beliau berdinas sebagai Bintara Staf pada Provost Direktorat Kepolisian Air Baharkam Polri.

Akhibat dari pengeroyokan dan penganiayaan tersebut Brigadir Slamet terpaksa mengalami luka pada pelipis mata sebelah kiri dan fatalnya senjata api jenis HS 9 Nomor H.173908 telah hilang, kemungkinan besar di bawa oleh pelaku.

Kronologi Kejadian Pengeroyokan dan Penganiayaan Anggota Polisi


Pada saat itu sekitar pukul 03.30 Wib Brigadir Slamet kebetulan kebetulan pulang tugas dengan melintasi jalan Hayam wuruk ke arah Harmoni dengan mengendarai sepeda motor Suzuki Spin warna biru dengan No. polisi B-6786-TSM.

Pada saat yang bersamaan korban melihat melalui kaca spion ada orang yang mencurigakan sedang mengikutinya di belakang dan berboncengan.

Pada saat persis di depan hotel Harris sepeda motor Brigadir Slamet di pepet pelaku dan langsung menyerang korban, Brigadir Slamet tidak sempat membalas serangan tersebut dan terpaksa harus menerima beberapa pukulan dan tendangan hingga Brigadir Slamet Pingsan.

Melihat korbanya pingsan, dua orang pelaku kejahatan tersebut segera melarikan diri dan membawa senjata api organik milik korban.

Beberapa saat kemudian korban di temukan oleh orang yang sedang melintas, dengan di bantu beberapa orang lain lagi, korban di bawa ke Rumah Sakit Tarakan di Jakarta Pusat. Saksi yang di mintai keterangan tersebut antara lain, DENI, IMAM YULIANTO dan SUHENDRA SINAGA.

Akibat dari pengeroyokan tersebut Brigadir Slamet pingsan dan mengalami luka pada pelipis mata sebelah kiri, luka pada dagu dan memar di lengan sebelah kiri, beruntung segera mendapatkan perawatan intensif dari tim medis.

Kemudian sekitar pukul 06.17 WIB piket SPKT Polsek Gambir menerima informasi via telepon bahwa pihak Rumah Sakit Tarakan Jakarta Pusat mendapat pasien seorang anggota polri yang sedang luka parah akibat pengeroyokan.

Segera setelah pihak SPKT mendapatkan informasi tersebut langsung meneruskan kepada piket reskrim, dengan beberapa anggota dan perwira jaga segera mendatangi Rumah Sakit Tarakan untuk menentukan kebenaran dari berita tersebut.

Dan ternyata benar ada seorang anggota Polair yang mengalami luka dan sedang mendapatkan perawatan intensif oleh pihak Rumah Sakit.

Dengan adanya peristiwa ini polsek Gambir segera mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan melakukan penyidikan serta mengamankan beberapa barang milik korban.

Barang Bukti Yang di Amankan Petugas 

Beberapa barang bukti untuk memudahkan penyelidikan di amankan oleh pihak kepolisian sektor Gambir di antaranya,

1. Sepeda motor Suzuki Spin nomor polisi B-6786-TSM.

2. Kartu Tanda Anggota (KTA) Polri A.n Brigadir Slamet Nomor. TAS/POLRI/158/VI/2016/POLAIR.

3. Kartu Kepemilikan Senjata A.n Korban.

4. Kartu Asuransi Kesehatan Nomor. 0000976553684 An Korban.

5. Kartu Nomor Pokok Wajib Pajak Nomor. 44.896.398.3-048.000

6. Kartu SIM-C Nomor. 810623270101 A.n korban

7. Kartu SIM-A Nomor. 810623270101 A.n korban

Dengan adanya beberapa kejadian di beberapa daerah di seluruh Indonesia, sepertinya ada satu kelompok radikal yang menginginkan senjata dari pihak aparat keamanan kita, oleh karena itu sebaiknya bagi Anda yang kebetulan sebagai aparat keamanan meningkatkan kewaspadaan dan siap siaga baik diri sendiri maupun mako.

Semoga informasi ini membawa kebaikan bagi kita semua, dan jayalah polisi Indonesia.

Terima kasih dan salam


Penganiayaan Dan Perampasan Senjata Api Anggota Brimob Polda Bali

Penganiayaan dan Perampasan Senjata Anggota Brimob Polda BaliPenganiayaan Dan Perampasan Senjata Api Anggota Brimob Polda Bali - Kejahatan terhadap anggota keamanan tidak hanya sekali ini saja, telah berulang kali petugas aparat negara ini menghadapi cobaan, baik penganiayaan hingga perampasan senjata organik miliknya.

Kali ini kejadian penganiayaan dan perampasan senjata api di alami oleh Brigadir polisi satu I Bagus Suda Suwarna yang kebetulan sedang menjalankan tugas dinas jaga di Hotel Ayana Nusa Dua di Kuta selatan badung -  Bali.

Korban menjalankan tugas jaga bersama temanya yang bernama Brigadir polisi I Nyoman Wenten dan di bantu oleh anggota scurity setempat.

Kedua anggota Subden A Pelopor Brimob Polda bali tersebut di persenjatai dengan senjata api laras panjang jenis AK 101 buatan Rusia plus dengan satu magasin yang berisi peluru hampa 3 butir dan 27 peluru karet dan surat tugas.

Kronologi Kejadian Penganiayaan Dan Perampasan Senjata Api Milik Korban


Awalnya korban dan temannya di tugaskan jaga Hotel yang berkolaborasi dengan scurity hotel setempat, dan saat pukul 11.00 WITA korban minta ijin temannya untuk istirahat dan makan bersama scurity Karang Emas Residen bernama Alam.

Kedua orang tersebut menuju Rimba Resort yang berjarak sekitar 500 meter dari Hotel Ayana, setelah berada di lokasi istirahat, korban ingin ke toilet, namun lama tidak kembali, tiba-tiba mendengar suara teriakan dari dalam toilet.

Ternyata korban di temukan oleh scurity bernama Merdeka Yana dalam posisi duduk dan sudah tidak sadarkan diri dengan luka lebam di wajahnya, mata merah dan sesekali siuman dengan muntah yang di sertai darah dan tanpa membawa senjata lagi.

Korban di amankan di kamar hotel, setelah siuman dan setengah sadar korban di tanya kronologi kejadian yang menimpa dirinya tersebut, namun sayangnya, korban tidak mengetahui siapa yang melakukan hal ini dan siapa yang membawa senjatanya.

Peristiwa Menghebohkan Seluruh Pejabat Bali

Mendengar kejadian tersebut, Wakapolda Bali Brigjen Pol I Gede Alit Widana langsung meluncur menuju lokasi kejadian, setelah sampai di lokasi sekitar pukul 16.00 Wita, terlihat juga di sana Kapolres Denpasar Kombes Pol Hadi Purnomo beserta Kasat Reskrim Polresta Denpasar Kompol Aris Purwanto.

Dengan adanya peristiwa ini Polda Bali menjadi heboh dan membuat para pejabat kepolisian Bali kebakaran jenggot, mereka segera membentuk Tim khusus gabungan antara anggota Propam, Brimob, Reskrim dan Intelkam untuk melakukan investigasi.

Sementara Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Hengky Wijaya, masih belum bisa memberikan informasi lebih lanjut mengingat korban masih dalam pemeriksaan intensif.

Waspadalah Semua Aparat!!

Teror dan ancaman keselamatan setiap anggota aparat keamanan dan jajaranya serasa tidak pernah selesai, hingga saat ini, mereka para pelaku terus menyerang dan tega menganiaya bahkan membunuh korbannya, mereka menyerang secara diam - diam dan membawa lari senjata api milik korban. 

Penganiayaan dan perampasan senjata api milik Brimob Polda Bali ini menjadi berita utama setelah berita teror terhadap anggota kepolisian yang lain seperti di temukannya bendera hitam kecil berukuran 100 Cm X 50 Cm di depan Mako polsek Kebayoran Lama dan sebuah surat yang di masukkan ke dalam botol air mineral.

Tidak hanya itu penyerangan dan penusukan oleh orang yang tidak di kenal juga terjadi di dalam masjid "Falatehan" yang saat itu jamaah sedang melaksanakan shalat isya', dan beberapa kejadian di tempat lain di seluruh negeri yang kita cintai ini.

Sebaiknya, kusus bagi aparat negara seperti Polisi, TNI dan semua aparat sipil lain yang berkaitan dengan aparat keamanan sebaiknya meningkatkan kewaspadaanya, karena kejadian tersebut tidak di sangka dan muncul secara tiba-tiba.

Semoga informasi ini bermanfaat dan terima kasih


Kisah Asmara Kasat Lantas Polres Muaro Jambi Dengan Seorang Bayangkari Anggota Lain

Perselingkuhan Kasat Lantas dengan anggota bhayangkari anggotanyaKisah Asmara Kasat Lantas Polres Muaro Jambi Dengan Seorang Bayangkari Anggota Lain - Cinta memang tidak pandang bulu, entah itu bulu perindu, bulu kuduk atau bulu kucing,, Hehe

Cerita kali ini muncul dari belahan Indonesia bagian barat, tepatnya di Polda Jambi yang mengisahkan cerita Asmara seorang Kasat Lantas dengan istri anggota polisi juga yang kebetulan di tinggal suaminya dinas luar daerah yaitu di Polda Sulawesi Utara.

Penangkapan dan penggrebekan tersebut di lakukan pada tanggal 24 Juli 2017 kemarin sekitar pukul 15.30 Wita di lokasi Hotel "SAME" kota Kendari.

Dugaan perselingkuhan antara Ajun Komisaris Polisi (AKP) HILMAN, SE dengan seorang bhayangkari dari anggota polisi lain bernama PUPUT WIDIANATA ANGGRAENI WIJAYANTO istri dari seorang bintara polisi yang bertugas di PJR Dit lantas Polda Sulawesi Utara.

Kronologi Kejadian Kisah Asmara Sang Kasat Lantas


Pada sekitar bulan Maret 2017 yag lalu, Kepala Bidang Propam dari Polda Sulawesi Utara AKBP AGUNG ADI KURNIAWAN, SH menerima informasi dari masyarakat, mengenai adanya perselingkuhan dari anggota Polri.

Perselingkuhan tersebut di ketahui ternyata dari angota Polisi Polda Jambi dengan anggota Bhayangkari Polda Sulawesi Utara dan memerintahkan Kasubdit Paminal untuk melakukan penyelidikan terhadap kebenaran dari kasus tersebut.

Selanjutnya pada hari sabtu tanggal 22 Juli 2017 sekitar pukul 11.00 Wita, Kepala Bidang Propam kembali mendapatkan informasi tentang kedatangan AKP HILMAN, SE dari provensi - Jambi ke kota Kendari provinsi Sulawesi Utara untuk bertemu dengan teman selingkuhannya.

Teman selingkuhannya tersebut bernama PUPUT seorang ibu bhayangkari / istri dari anggota polisi yang berdinas di PJR Dit Lantas Polda Sulawesi Utara, pertemuan tersebut di sepakati di sebuah Hotel di kota Kendari.

Kemudian pada hari minggu sekitar pukul 11.00 Wita, AKP. HILMAN, SE tiba di bandara Haluoleo kota Kendari dan langsung di jemput oleh PUPUT (teman istimewanya), kemudian menuju ke sebuah Rumah Makan dan setelah itu menuju Hotel "SAME" di kota Kendari.

Selanjunya pada pukul 12.30 Wita, tiba di hotel yang di maksud dan langsung memesan kamar di nomor 257 lantai 5, namun sebelumnya petugas dari Subdit paminal Bidpropam yang di pimpin oleh kabidpropam sendiri telah memesan kamar terlebih dahulu yang kebetulan tepat di samping kamar 257 yang di tempati AKP. HILMAN,SE.

Namun sekitar pukul 14.30 teman perempuan HILMAN meninggalkan kamar dan pulang ke rumahnya, dan pada hari senin tanggal 24 Juli 2017 sekitar pukul 09.00 Wita, anggota subdit paminal melakukan pengintaian terhadap AKP. HILMAN,SE. yang sedang sarapan pagi di lobi hotel.

Kemudian sekitar pukul 11.00 Wita, AKP. HILMAN,SE masuk ke dalam kamar 257 dan sekitar pukul 12.30 Wita di datangi oleh 2 orang wanita yang tidak di kenal, sekitar pukul 13.00 Wita AKP. HILMAN, SE bersama dua wanita tersebut keluar dari kamar 257 keluar hotel.

Proses Penggrebekan dan Penangkapan Oknum Polisi

Kemudian sekitar pukul 15.00 Wita AKP. HILMAN, SE kembali ke hotel "SAME" bersama PUPUT dan langsung masuk ke dalam kamar 257 kemudian sekitar pukul 15.30 Wita anggota Subdit Paminal yang di pimpin langsung oleh Kabid propam langsung melakukan penggrebekan terhadap dugaaan perkara perselingkuhan oleh oknum anggota polisi.

Saat di lakukan penangkapan dan penggrebekan tersebut di ketahui AKP. HILMAN, SE dan ibu bhayangkai PUPUT sedang melakukan cumbu rayu di atas kursi sofa, dan ibu bhayangkari PUPUT hanya mengenakan handuk yang di lilitkan di tubuhnya dan tanpa menggunakan celana dalam sedangkan AKP. HILMAN, SE hanya mengenakan celana kolor saja.

Tindakan Yang Di Lakukan Petugas Propam

Dengan adanya dugaan perselingkuhan tersebut, selanjutnya petugas propam langsung mengamankan AKP. HILMAN, SE dengan NRP. 75010127 jabatan sebagai Kasat Lantas Polres Muaro Jambi dari Polda Jambi dan ibu bhayangkari a.n PUPUT WIDIANATA ANGGRAENI (Istri Bripka SUTRISNO WIJAYANTO) jabatan sebagai bintara PJR Dit Lantas Polda Sulawesi Utara.

Barang Bukti Yang Di Sita Petugas:

1. Satu sprei tempat tidur warna putih
2. Dua handuk putih.
3. Lima Handphone

Tidak hanya itu, selanjutnya petugas propam juga melakukan Visum Et Repertum di RS. Bhayangkara Polda Sulawesi Utara, untuk menambah informasi terhadap apa saja yang di lakukan oleh kedua orang tersebut.

Hasil Penyelidikan Dari Paminal Bid Propam Polda Sulawesi Utara, kasus asmara yang di lakukan oknum anggota Polri tersebut telah di lakukan sejak bulan Maret 2017 hingga saat ini, dan AKP. HILMAN, SE sering datang ke kota Kendari untuk bertemu dengan PUPUT.

Hasil Penyelidikan Kasus Dugaan Perselingkuhan AKP. HILMAN, SE dengan PUPUT

Hasil interogasi awal mendapatkan informasi bahwa awal pertemuan tersebut bermula dari pertemuannya di media sosial tahun 2015 yang lalu, setelah mereka akrab sekitar tahun 2016 sudah tiga kali AKP. HILMAN, SE menemui PUPUT di Prov. Jambi.

Dan setiap kali pertemuan mereka selalu melakukan hubungan badan layaknya seorang suami istri, dan pertemuan di Jakarta sebanyak 2 kali dan juga melakukan hubngan badan layaknya suami istri yaitu sekitar bulan Maret 2017 di Hotel Horizon.

Pada tanggal 23 Juli 2017 kemarin kedua sejoli ini juga melakukan pertemuan di Hotel "SAME" kota Kendari dan juga melakukan persetubuhan, sedangkan dari pengakuan PUPUT, bahwa pada saat bertemu dengan AKP. HILMAN, SE pada tangal 23 Juli 2017 sekitar pukul 13.00 Wita di Hotel "SAME" Kota Kendari.

Pertemuan itu juga melakukan hubungan badan layaknya suami istri di dalam kamar mandi hotel dengan cara berdiri, dan di ketahui oleh istri dari saudara kandung Bripka SUTRISNO a.n YUYUN yang pada saat itu berada di ruang tamu hotel "SAME" Kota Kendari.

Saat ini AKP. HILMAN, SE, PUPUT dan Bripka SUTRISNO WIJAYANTO dalam proses pemeriksaan oleh Bidpropam Polda Sulawesi Utara atas dugaan pelanggaran disiplin / KEPP dan Bripka Sutrisno Wijayanto juga melaporkan tindak pidana perselingkuhan di SPKT Polda Sulawesi Utara untuk mendapatkan pemerikasaan lebih lanjut dan saat ini AKP. HILMAN, SE di amankan di Rutan Polda Sulawesi Utara guna penyelesaian perkara.

Kejadian yang memalukan sahabat, petugas keamanan negara yang seharusnya menjadi pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat ini justru melakukan tindakan yang tidak terpuji, bukankah mereka menjadi contoh tauladan bagi masyarakat yang lain,,!! lalu kalau aparatnya sudah seperti ini mau di bawa kemana negara ini guys,,,???


Anggota Persit Tertangkap Membawa Narkoba

Anggota persit tertangkap membawa narkobaAnggota Persit Tertangkap Membawa Narkoba - Masalah narkoba masih saja menjadi tranding topik di indonesia saat ini, keberhasilan kepolisian dalam menangkap 1 ton narkoba di Banten masih belum mampu menghentikan peredaran narkoba di negeri ini.

Bukan saja hanya pihak masyarakat sebagai pengedar, pemakai narkoba namun tidak menutup kemungkinan ada beberapa pihak oknum aparat atau anggota keluarganya yang berkecimpung dalam dunia narkoba ini.

Anggota Persit Tertangkap Membawa Narkoba


Seperti yang telah di lakukan oleh salah satu istri anggota TNI - AD yang bernama Ny. LIANINGSIH, yang beralamat di JL.Karya No.16 A Link VI Kelurahan. Cinta Damai Kecamatan Medan Helvetia Kota Medan - Sumatra Utara (sesuai KTP).

Lianingsih adalah seorang persit candra kirana (istri dari anggota TNI - AD) bernama Kapten Infanteri Abu Bakar NRP. 584497 seorang perwira tentara anggota Rindam IM yang sampai saat ini masih tinggal di komplek asrama perwira No.7 Geuceu Meunara Kecamatan Jaya baru - Banda Aceh.

Modus Operandi Kejadian

Peristiwa itu bermula saat pelaku berpamitan kepada suaminya dan mengatakan bahwa dirinya akan belanja ke Batam yang akan di temani adik sepupunya bernama DARLINA. Kebetulan waktu itu sang suami tidak dalam bertugas dan mengijinkan istrinya pergi belanja.

Namun sebelumnya pihak BNNP Personil bidang pemberantasan Narkoba wilayah Jambi, telah mendapatkan informasi akurat mengenai pengiriman narkoba / narkotika melalui bandara, selanjutnya petugas berkoordinasi dengan personil bea cukai wilayah Jambi.

Sesuai dengan informasi yang di dapatkan tersebut personil BNNP dan Bea cukai Jambi selanjutnya melakukan pengecekan dan penyelidikan terhadap para penumpang di bandara tersebut, penyelidikan berjalan lancar dan ketat oleh pihak petugas.
 
Dalam operasi tersebut petugas menggeledah setiap orang yang ada di lokasi TKP dan ternyata usaha yang di lakukan tidak sia-sia, mereka menemukan dua orang yang di curigai yang menumpang pesawat "NAM Air" dari Batam.

Sekitar pukul 19.10 WIB pesawat tiba di Bandara Sultan Thaha - Jambi, dua orang tersebut langsung di amankan petugas dan menggeledah barang bawaanya, selanjutnya petugas mengamankan tas plastik warna hitam yang bertuliskan "Planet Surf serba kristal."

Dugaan petugas terbukti bahwa barang haram tersebut di simpan di dalam tas plastik warna hitam yang di bungkus lagi dengan plastik transparan sebanyak empat bungkus besar dan satu bungkus kecil yang di campur dengan beberapa buah apel dan roti.

Dari barang bukti narkotika jenis sabu tersebut semua di perkirakan sebanyak satu kilo gram dengan estimasi harga senilai 1,5 hingga 2 milyar rupiah.

Gila,,,!! negeri yang sudah semakin rapuh masih saja ada orang yang tidak bertanggung jawab terhadap apa yang dia lakukan, mereka hanya mengeruk keuntungan pribadi dan tidak mempedulikan akhibat yang bakal terjadi terhadap penerus bangsa ini.

Parahnya lagi ini di lakukan oleh istri seorang aparat negara, miris, marah dan benci mendengar berita seperti ini, mereka yang seharusnya menjadi contoh tauladan baik ternyata justru malah sebaliknya.

Hukuman yang setimpal harus di jalankan buat mereka para pelaku, agar sebagai contoh pelajaran berharga bagi mereka yang punya pikiran ke arah sana.
     

Mengungkap Jaringan Penyelundup Narkoba 1 Ton Ke Indonesia

Mengungkap Penyelundupan Narkoba 1 ton ke IndonesiaMengungkap Jaringan Penyelundup Narkoba 1 Ton Ke Indonesia - Gila,,,! hanya satu kata yang pantas di ucapkan dengan adanya keberhasilan penangkapan 1 ton narkoba oleh jajaran kepolisian Metro Jaya dan Polres kota Depok tersebut.

Bayangkan, satu ton narkoba akan di edarkan di negara kita, memangnya negara kita ini apa,,,? Hah,,,!!!

Beruntung usaha itu telah berhasil di gagalkan oleh kerja sama gabungan antara kepolisian dari Satuan Narkoba Polda Metro Jaya beserta anggota lain dari Satuan Narkoba Polres kota Depok, kerja sama yang cantik tentunya.

Mau jadi apa negara kita kalau sudah di datangi satu ton narkoba, jelas hal ini ada indikasi tidak saja untuk berdagang barang haram namun juga ada tendensi lain, mungkin bertujuan untuk merusak mental bangsa ini.

Nah,,, loh,,,!! kalau sudah kata-kata yang terakhir itu yang berlaku, matilah kita. Negara yang kita cintai ini menjadi sarang dan bandar narkoba, (naudzubillah) seperti layaknya di film-film extion di layar televisi.

Dari dahulu narkoba sangat menyesatkan bagi mereka yang berkecimpung di dunia tersebut, meskipun para boss narkoba sangat kaya raya namun di jamin kehidupan mereka tidak akan tenang sampai kapanpun, tidak hanya di dunia tetapi juga di akherat kelak akan di mintai pertanggung jawaban terhadap apa yang telah mereka lakukan.

Kronoligis Kejadian Penangkapan

Semula tim yang di pimpin oleh AKBP Dr. Nico Afinta, SIK, SH, MH bersama dengan AKBP Made Astawa, SIK, AKBP Bambang Yudhantara SIK, MH, beserta anggota lain AKP Malvino Edward Yusticia, SH, SIK, MH, MSS dan AKP Rossana Albertina Labobar, SIK dan angota tim lain mendapatkan laporan dari kepolisian Taiwan.

Bahwa akan ada pengiriman narkoba jenis sabu-sabu dari China ke wilayah Indonesia, laporan tersebut langsung di respon positif oleh pihak kepolisian kita, dengan beberapa kekuatan terpilih pihak kepolisian indonesia mempersiapkan penangkapan dan pengungkapan kasus.

Persiapan matang itu berjalan lancar hingga dua bulan dan akhirnya, pada hari kamis tanggal 13 juli dini hari kemarin di lokasi TKP (Tempat Kejadian Perkara) di Dermaga eks Hotel Mandalika JL.Anyer Raya Kota Serang - Banten, Jawa-Barat, tim berhasil menangkap mereka lengkap dengan barang bukti narkoba 1 ton dan para kurirnya.

Barang Bukti Yang Berhasil Di Sita

* Satu unit mobil inova Gold yang di dalamnya terdapat 27 kotak narkoba siap edar.
* Satu unit mobil inova hitam yang di dalamnya terdapat 24 kotak narkoba siap edar

Sehingga total semua ada 51 kotak narkoba siap edar, estimasi 1 karung bruto @ 20 kg sehingga semua total berat 1.000 kg (1 ton).

Tersangka Yang Berhasil Di Tangkap

1. Lin ming hui berperan sebagai big boss dan pengendali pengiriman, terpaksa harus di tembak mati karena melakukan perlawanan.
2. Chen wei cyuan
3. Liao guan yu
4. Hsu yung li (melarikan diri dan masih dalam pencarian)

Marilah peristiwa ini kita jadikan pelajaran penting untuk kita sadari, bahwa negara kesatuan yang kita cintai ini telah menjadi incaran para mafia, setelah kejadian penangkapan Freddy Budiman dan para anak buahnya yang ternyata mereka mengakui bahwa mereka masih memiliki boss tertinggi yang berada di China.

Selamat kepada para kepolisian Indonesia, terima kasih banyak kepada kepolisian Taiwan dan kita semua berharap, semoga tidak ada lagi penyelundupan narkoba atau yang sejenisnya, sehingga masa depan bangsa indonesia terselamatkan.

Penangkapan Pengedar dan Pengguna Narkotika Jenis Sabu di Kebonagung

Penangkapan pengedar dan pengguna narkotika di kebonagungPengedar dan Pengguna Narkotika Jenis Sabu di Kebonagung - Seakan tidak pernah pupus perjuangan para aparat kita menumpas pemakai, pengedar dan pengguna narkotika atau narkoba di negeri ini.

Setelah presiden Jokowi menetapkan hukuman mati bagi pemakai, pengedar narkoba masih saja ada orang baik di dalam negeri maupun luar negeri yang memanfaatkan barang haram tersebut untuk di perjual belikan atau di konsumsi, seakan mereka tidak jera dengan ancaman tersebut.

Data dari kepolisian daerah jawa timur maupun resort setempat masih saja banyak yang tertangkap, seakan mereka tidak pernah dengar seruan presiden Jokowi tersebut, bahkan hukuman mati yang telah di jalankan tidak pernah membuat mereka takut untuk terus bergelut di dunia terlarang tersebut.

Kali ini informasi datang dari Polres Malang yang telah berhasil menangkap seorang pengedar dan juga pengguna narkotika jenis sabu, entah di dapat dari mana barang haram tersebut hingga berada di tangan WAHYU DWI JAYA seorang warga JL. Ciliwung II / 18 A RT. 08 RW.07 Kelurahan Purwantoro Kecamatan Blimbing Kota Malang.

Penangkapan itu terjadi pada tanggal 10 Juli 2017 kemarin, sekitar pukul 17.00 WIB di tempat kejadian perkara (TKP) halaman samping sebuah rumah sederhana yang beralamat di Dusun Karangsono Desa Kebonagung Kecamatan Pakisaji Kabupaten Malang.

Petugas berhasil mengamankan satu poket sabu yang di taruh di dalam plastik transparan dan di bungkus tissue lalu di bungkus lagi dengan plastik warna hitam, satu buah pipet kaca kecil, satu unit HP merk Samsung warna putih dengan simcard nomor telepon 083 117 336 115.

Menurut keterangan sementara dari pelaku bahwa barang tersebut bukan miliknya, namun petugas tidak langsung mempercayainya, pelaku beserta barang bukti di bawa ke Polres Malang untuk selanjutnya di lakukan penyidikan lebih lanjut.

Sebuah contoh kecil cerita kehidupan yang salah, dan ini merupakan pelajaran berharga bagi kita semua, tidak hanya nanti akan di tangkap petugas keamanan saja dan di hukum tetapi bagaimana nanti kalau di minta pertanggung jawaban dari Tuhan tentang apa yang kamu lakukan dengan barang tersebut.

Nah loh,,, tidak hanya di dunia saja di hukum ternyata di akhirat pun juga akan di hukum, bagaimana, sial sekali bukan,,?

Oleh karena itu, marilah kita jauhi barang terlarang tersebut karena jelas membawa kesialan bagi kita, atau lebih baik kalau mengetahui ada transaksi narkoba di sekitar lingkungan rumah kita lebih baik di laporkan ke petugas secara diam-diam agar mereka dapat di tangkap.

Coba bayangkan kalau generasi penerus kita menjadi orang yang seperti ini, negara kita bisa rusak, bangkrut dan bubar.

Semoga sekilas cerita di atas menjadi pelajaran penting bagi kita dan anak cucu kita nanti, agar senantiasa menjauhi narkoba atau narkotika karena hasilnya hanya satu jawaban yaitu "Merugi" di dunia dan di akhirat lagi.


Back To Top