Persetubuhan Terhadap Anak di Bawah Umur

Persetubuhan terhadap anak di bawah umurPersetubuhan Terhadap Anak di Bawah Umur - Dunia ini memang sudah tua nampaknya, semakin hari - semakin ada saja perbuatan manusia yang melanggar asusila seseorang.

Belum terhapus di dalam ingatan kita mengenai cerita panjang tentang proses terbunuhnya adik kita "Angeline" di bali, lalu di temukannya jazad anak yang masih berseragam sekolah ada di dalam bungkus sebuah kardus merk produk minuman tertentu dan peristiwa lainnya.

Miris, marah, pedih, berontak dan apapun luapan ekspresi kita tatkala mendengar berita semacam ini, apalagi di ketahui mereka para pelaku kejahatan adalah kebanyakan orang yang sudah di kenalnya dengan baik.

Seolah petugas keamanan di bikin kewalahan dengan adanya banyak peristiwa asusila seperti ini, banyak tempat kejadian perkara (TKP) yang menjadi saksi bisu atas kekejaman seseorang terhadap anak-anak dan perempuan.

Cerita baru lagi datang dari Desa Ganjaran Kecamatan Gondanglegi Kabupaten Malang, lebih tepatnya di alamat sebuah rumah di dusun Cuban. Telah di laporkan peristiwa persetubuhan terhadap anak di bawah umur pada 23 Juni 2017 kemarin ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres malang.

ANIS FITRIYA, merupakan perempuan 17 tahun yang telah menjadi korban persetubuhan yang di lakukan oleh tetangganya sendiri bernama ABDULLOH, seorang pria 20 tahun yang telah berhasil merenggut keperawanan ANIS.

Awalnya, pada hari kamis tanggal 22 Juni 2017 kemarin sekitar pukul 18.30 korban tanpa sepengetahuan kedua orang tuanya meninggalkan rumah dan berusaha menemui seseorang yang telah menghubunginya sejak kemarin, dan baru kali ini bisa berhasil membuat perjanjian untuk bertemu.

Entah apa yang menghampiri pikiran Anis sehingga dia bersedia untuk menemui ABDULLOH yang baru dia kenal itu, sebenarnya ada keraguan saat dia di ajak bertemu di rumahnya, sementara Anis sendiri berdomisili di Desa Karangsari Kecamatan Bantur Kabupaten Malang.

Jarak tempuh yang relatif jauh jika harus di lalui dengan kendaraan sepeda motor, namun Anis nekat bertemu sang pujaan hati tanpa rasa curiga.

Dengan menghilangnya Anis secara tiba-tiba membuat kedua orang tua dan kerabat kelimpungan, bingung harus di cari di mana,,,? Namun berkat informasi dari kerabat yang ada di Gondanglegi Anis berhasil di temukan.

Setelah itu korban langsung di jemput oleh orang tuanya yang di antar kerabat yang lain, Anis lalu di ajak pulang ke Bantur.

Sesampainya di rumah, kedua orang tua Anis mencurigai terhadap apa yang di perbuatnya selama di dalam rumah Abdulloh tersebut.

Dugaan orang tua Anis ternyata benar, dengan rasa takut, malu dan ekspresi wajah bingung Anis terpaksa harus berterus terang menceritakan apa yang di lakukan bersama pelaku pada orang tuanya, ternyata dia di paksa untuk bersedia di ajak hubungan badan dengan pelaku.

Awalnya korban menolak, namun dengan berbagai upaya bujuk rayu yang di lakukan oleh pelaku, akhirnya Anis bersedia melayani kemauan pelaku yang tidak bertangung jawab tersebut.

Di dalam rumah pelaku, Anis telah di setubuhi berkali-kali, setelah di tanya lagi oleh orang tuanya ternyata tidak hanya saat itu saja Anis bersetubuh dengan pelaku, sebanyak lima kali dengan lokasi yang berbeda Anis telah bersetubuh dengan pria tersebut.

Atas kejadian tersebut, orang tua korban tidak terima dan langsung saat itu juga menemui pelaku untuk meminta pertangung jawaban pelaku.

Tetapi apa yang di dapat,,,? pelaku tidak mau bertanggung jawab dan tidak mengakui kalau dirinya melakukan persetubuhan dengan korban, dia selalu berkelit saat di tanya hal itu.

Mengetahui usahanya tidak membawa hasil, orang tua korban marah dan tidak terima kalau anaknya di perlakukan seperti itu, lalu dengan mendengar usul dari kerabat lainnya, terpaksa harus melaporkanya ke polisi.

Kasus persetubuhan terhadap anak di bawah umur tidak kali ini saja terjadi, beberapa kasus serupa juga pernah terjadi dan hal ini sangat memprihatinkan kita semua, kenapa ini harus terjadi,,? belum lagi beberapa faktor pendukung yang dapat memotifasi sehingga pelaku dapat terpancing untuk melakukan perbuatan kejahatan tersebut.

Khusus bagi kita semua sebagai orang tua yang memiliki anak di bawah umur, alangkah lebih baiknya kalau pengawasan terhadap mereka lebih di perketat, bukan berarti mengekang dirinya namun memberikan perhatian khusus padanya.

Di mulai dari menarik simpati anak-anak agar lebih mempercayai diri kita sebagai orang tua, memberikan petuah atau wawasan tentang arti dan cara menjaga diri di manapun kita berada, belajar menghargai orang lain dan berani menolak ajakan seseorang yang mencurigakan.

Pengetahuan tentang cara menghadapi persiapan masa depan juga penting untuk di pahami oleh anak-anak, agar mereka lebih peduli dan bersedia memperjuangkan haknya untuk persiapan di masa yang akan datang.

Semoga cerita di atas dapat menginspirasi dan memberi hikmah yang bermanfaat bagi kita semua untuk lebih berhati-hati dalam mendidik anak.
      
Labels: Peristiwa dan Masyarakat, PPA Polri

Thanks for reading Persetubuhan Terhadap Anak di Bawah Umur. Please share...!

0 Comment for "Persetubuhan Terhadap Anak di Bawah Umur"

Back To Top