Teror Terhadap Anggota Kepolisian Republik Indonesia

Teror terhadap anggota kepolisian Republik IndonesiaTeror Terhadap Anggota Kepolisian Republik Indonesia - Kita prihatin terhadap kepolisian kita saat ini, satu sisi tugas yang sangat berat menanti, satu sisi lain teror dari pihak yang tak bertanggung jawab juga mengancam keselamatan.

Masih belum terhapus dalam ingatan kita tentang seseorang yang tidak di kenal sedang menyerang dua anggota brimob Satuan III di Mabes polri, ironisnya lagi kejadian itu terjadi pada saat menjalankan sholat isya di dalam masjid "Falatehan" yang dekat dengan Mabes Polri di jakarta selatan.

Saat itu siatuasi tenang karena sedang menjalankan ibadah shalat isya bersama di masjid tersebut, tiba-tiba pelaku yang juga menjalankan ibadah shalat isya langsung menyerang angota polisi yang juga menjalankan shalat bersama.

Kedua polisi yang di serang tersebut duduk persis di sebelah pelaku, ia menyerang dengan sebilah pisau merk "Cobra" dan berteriak "Thougut" dengan lantang. Setelah itu ia berdiri sambil mengancam semua orang yang sedang menjalankan shalat dengan berteriak "Thougut" berkali-kali.

Setelah penikaman, pelaku melarikan diri ke arah terminal blok M. sambil mengancam dan menantang anggota brimob yang kebetulan menjalankan piket jaga di situ.

Petugas melepaskan tembakan peringatan namun pelaku terus melarikan diri sambil berteriak "Allahuakbar" dan mengacungkan pisau belatinya. Di dalam keramaian banyak orang pelaku menjadi sorotan mata dan sesekali mengancam orang yang ada di dekatnya.

Terpaksa, anggota brimob yang lain melepaskan tembakan untuk melumpuhkan pelaku. Dengan satu tembakan pelaku tersungkur bersimbah darah dan meninggal di lokasi kejadian.

Dan kali ini, muncul lagi teror yang membuat hati bergetar geram terhadap pelaku kejahatan yang tidak bertanggung jawab tersebut, penasaran sekaligus bikin hati para polisi resah dan gelisah di sepanjang menjalankan dinasnya.

Tepat di pagar depan mako kepolisian sektor kebayoran lama, terpasang bendera kecil warna hitam sekitar berukuran 100 cm x 50 cm dan bertuliskan huruf arab "Laailahaillah" yang identik seperti bendera ISIS.

Ceritanya, sekitarpukul 05.30 WIB anggota polsek kebayoran lama yang di bantu dengan angota FKPM (Forum Kemitraan Polisi Masyarakat) menjalankan shalat subuh secara bergantian, setelah shalat subuh Bripka Billy dan pak Jangkung (FKPM) mendengar suara motor yang berhenti di depan mako.

Karena ingin mengetahui siapa yang ada di depan kantor tersebut, mereka keluar dan memerikasanya, ternyata ada sebuah sepeda motor yang pergi dengan tergesa-gesa, setelah di periksa di sekitar lokasi ternyata petugas menemukan bendera hitam bertuliskan "Laailahaillah" warna putih.

Setelah di ketahui ada yang mencurigakan, waka polsek dan beberapa anggota lain memeriksa di tempat lain di sekitar lokasi di temukannya bendera tersebut.

Ternyata juga berhasil di temukan botol air minum satu liter yang di dalamnya terdapat kertas warna kuning dan bertuliskan:

"Wahai para Anshor thougut polri, TNI, banser, densus dan para antek-antek laknatulloh, bertobatlah kalian dari jalan yang menyesatkan itu, berhentilah kalian menyembah dan melindungi berhala yang kalian banggakan, yang kalian sebut dengan nama Pancasila najis itu yang telah menggantikan hukum Allah dengan hukum jahiliyah yang telah kalian buat. 

Sadarlah kalian sesungguhnya kalian berperang di batisan Thougut, dan kami berperang di barisan iman, (QS, An Nisa:76) berhentilah kalian menyebut dan memfitnah kami sebagai teroris, bahwa pada dasarnya kalianlah yang teroris sebenarnya.

Karena kalian telah membunuh dan menangkap umat muslim serta ulama-ulama kami (para Muwahidin), yang mempelajari dan mengamalkan tauqid yang di bawa dan di ajarkan oleh Rasul kami Muhammad SAW.

Dan ketahuilah kalian, bahwa kami akan terus meneror kalian sebagaimana kalian meneror kami para muwahidin, dan kami akan memburu kalian sebagaimana kalian memburu saudara seiman kami di Poso. 

Ketahuilah, bahwa perang telah di mulai, akan kami buat Jakarta ini seperti Marawi, akan kami gulingkan hukum Jahiliyah serta berhala Pancasila yang kalian banggakan dan akan kami tinggikan hukum Allah yang mana adil dan sempurna (QS. Al-Maidah:50)

Di atas pedang-pedang kami Khilafah Islamiyah Ala minhajin Nubuwah akan segera tegak di tanah air ini, insyAllah Biidznillah."

Bagaimana sahabat semua,,,? Negara kita saat ini sedang tidak dalam kondusif, situasi yang carut marut sedang terjadi. Petugas keamanan yang menjalankan tugasnya sudah di nodai, entah itu dari dalam institusi sendiri atau dari luar institusi.

Kita semua hanya berharap kepada pihak yang terkait, agar segera menyelesaikan permasalahannya, dan semoga masalah tersebut cepat terselesaikan sehingga menuju indonesia yang aman, tentram dan sentosa yang penuh keberkahan dari Allah SWT yang sesungguhnya.

Amin


Labels: Berita Polisi, Peristiwa dan Masyarakat

Thanks for reading Teror Terhadap Anggota Kepolisian Republik Indonesia. Please share...!

0 Comment for "Teror Terhadap Anggota Kepolisian Republik Indonesia"

Back To Top