Pengeroyokan Dan Penganiayaan Terhadap Anggota Polisi Indonesia

Pengeroyokan dan penganiayaan anggota pol airPengeroyokan Dan Penganiayaan Terhadap Anggota Polisi Indonesia - Pengeroyokan dan penganiayaan terhadap anggota polisi kembali terjadi dan senjata api milik korban pun di bawa lari oleh pelaku.

Tindak pidana pengeroyokan dan penganiayaan tersebut di lakukan oleh dua orang yang tidak di kenal, saat itu korban melintas di depan Hotel Harris Vertu di Jalan Hayam wuruk - Jakarta Pusat pada hari Minggu yang lalu 06 Agustus 2017 sekitar pukul 03.30 Wib.

Anggota polisi apes tersebut bernama Brigadir SLAMET nomor Anggota 81061281, beliau berdinas sebagai Bintara Staf pada Provost Direktorat Kepolisian Air Baharkam Polri.

Akhibat dari pengeroyokan dan penganiayaan tersebut Brigadir Slamet terpaksa mengalami luka pada pelipis mata sebelah kiri dan fatalnya senjata api jenis HS 9 Nomor H.173908 telah hilang, kemungkinan besar di bawa oleh pelaku.

Kronologi Kejadian Pengeroyokan dan Penganiayaan Anggota Polisi


Pada saat itu sekitar pukul 03.30 Wib Brigadir Slamet kebetulan kebetulan pulang tugas dengan melintasi jalan Hayam wuruk ke arah Harmoni dengan mengendarai sepeda motor Suzuki Spin warna biru dengan No. polisi B-6786-TSM.

Pada saat yang bersamaan korban melihat melalui kaca spion ada orang yang mencurigakan sedang mengikutinya di belakang dan berboncengan.

Pada saat persis di depan hotel Harris sepeda motor Brigadir Slamet di pepet pelaku dan langsung menyerang korban, Brigadir Slamet tidak sempat membalas serangan tersebut dan terpaksa harus menerima beberapa pukulan dan tendangan hingga Brigadir Slamet Pingsan.

Melihat korbanya pingsan, dua orang pelaku kejahatan tersebut segera melarikan diri dan membawa senjata api organik milik korban.

Beberapa saat kemudian korban di temukan oleh orang yang sedang melintas, dengan di bantu beberapa orang lain lagi, korban di bawa ke Rumah Sakit Tarakan di Jakarta Pusat. Saksi yang di mintai keterangan tersebut antara lain, DENI, IMAM YULIANTO dan SUHENDRA SINAGA.

Akibat dari pengeroyokan tersebut Brigadir Slamet pingsan dan mengalami luka pada pelipis mata sebelah kiri, luka pada dagu dan memar di lengan sebelah kiri, beruntung segera mendapatkan perawatan intensif dari tim medis.

Kemudian sekitar pukul 06.17 WIB piket SPKT Polsek Gambir menerima informasi via telepon bahwa pihak Rumah Sakit Tarakan Jakarta Pusat mendapat pasien seorang anggota polri yang sedang luka parah akibat pengeroyokan.

Segera setelah pihak SPKT mendapatkan informasi tersebut langsung meneruskan kepada piket reskrim, dengan beberapa anggota dan perwira jaga segera mendatangi Rumah Sakit Tarakan untuk menentukan kebenaran dari berita tersebut.

Dan ternyata benar ada seorang anggota Polair yang mengalami luka dan sedang mendapatkan perawatan intensif oleh pihak Rumah Sakit.

Dengan adanya peristiwa ini polsek Gambir segera mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan melakukan penyidikan serta mengamankan beberapa barang milik korban.

Barang Bukti Yang di Amankan Petugas 

Beberapa barang bukti untuk memudahkan penyelidikan di amankan oleh pihak kepolisian sektor Gambir di antaranya,

1. Sepeda motor Suzuki Spin nomor polisi B-6786-TSM.

2. Kartu Tanda Anggota (KTA) Polri A.n Brigadir Slamet Nomor. TAS/POLRI/158/VI/2016/POLAIR.

3. Kartu Kepemilikan Senjata A.n Korban.

4. Kartu Asuransi Kesehatan Nomor. 0000976553684 An Korban.

5. Kartu Nomor Pokok Wajib Pajak Nomor. 44.896.398.3-048.000

6. Kartu SIM-C Nomor. 810623270101 A.n korban

7. Kartu SIM-A Nomor. 810623270101 A.n korban

Dengan adanya beberapa kejadian di beberapa daerah di seluruh Indonesia, sepertinya ada satu kelompok radikal yang menginginkan senjata dari pihak aparat keamanan kita, oleh karena itu sebaiknya bagi Anda yang kebetulan sebagai aparat keamanan meningkatkan kewaspadaan dan siap siaga baik diri sendiri maupun mako.

Semoga informasi ini membawa kebaikan bagi kita semua, dan jayalah polisi Indonesia.

Terima kasih dan salam


Labels: Berita Polisi, Polisi Air

Thanks for reading Pengeroyokan Dan Penganiayaan Terhadap Anggota Polisi Indonesia. Please share...!

0 Comment for "Pengeroyokan Dan Penganiayaan Terhadap Anggota Polisi Indonesia"

Back To Top