Isu Panas Panglima TNI Gatot Nurmantyo

Isu Panas Panglima TNI Gatot NurmantyoIsu Panas Panglima TNI Gatot Nurmantyo - Terdengar oleh publik tentang isu panas yang di lontarkan panglima TNI Gatot Nurmantyo kepada media masa, apa yang di sampaikan oleh sang panglima tersebut sempat membuat beberapa kalangan bingung dan mencari tahu kebenarannya.

Manuver panglima TNI Gatot Nurmantyo mengenai isu penyelundupan 5000 senjata ilegal dari luar negeri oleh pihak tertentu tersebut membuat gempar semua warga, muncul beberapa pertanyaan terkait dan bayangan situasi keruh di seluruh negeri mulai melintas di benak.

Akan-kah hal itu terjadi,,,? waktulah yang akan menjawab semua itu, yang jelas kita semua berharap situasi negara dan masyarakat tetap kondusif, aman dan tentram.

Adanya ungkapan yang di sampaikan oleh sang jenderal tersebut ada beberapa pihak tertentu yang mengaitkan dengan instruksi mengenai pembelian senjata dari badan intelejen negara (BIN) agar tidak terjadi, perang dingin para bintang pun terjadi antara panglima TNI Gatot Nurmantyo dengan kepala BIN Jenderal Budi Gunawan.

Dengan memanasnya suhu kebangkitan suatu partai terlarang di indonesia (PKI) tersebut membuat situasi semakin tegang jika di kaitkan dengan pembelian 5000 senjata api secara ilegal tersebut, ungkapan itu membuat seolah istana berencana mengulang sejarah kelam politik di indonesia era tahun 1965.

Berkaitan dengan hal itu panglima TNI juga menghimbau agar pemutaran film G30S/PKI di seluruh negeri di putar kembali, hal itu menurutnya bertujuan untuk mengingat kembali sejarah kelam bangsa ini mengenai kekejaman Partai Komunis Indonesia (PKI) dan dengan demikian kita semua akan tetap berpegang teguh pada Pancasila dan UUD 1945 yang sudah menjadi dasar dan pedoman hidup bangsa ini.

Dalam sebuah pertemuan dengan para purnawirawan dan senior TNI di Cilangkap - Jakarta, Gatot Nurmantyo dengan jelas menyampaikan ada institusi di luar militer yang mencatut nama presiden untuk mendatangkan 5000 senjata ilegal masuk ke dalam negeri.

Lebih lanjut, Gatot mengungkapkan ada seorang jenderal nakal yang berusaha membantu meloloskan dalam mendatangkan senjata ilegal tersebut dan pihaknya selalu siap dalam melakukan pengawasan serta tindakan tegas jika memang itu di perlukan.

"Data intelejen kami akurat" tambah Gatot.

Bahkan jika hal ini berlanjut, TNI akan dia beli dengan cara amoral, atas tindakan ini pihaknya akan membuat tindakan keras, "Kami akan membuat dia merintih bukan sekedar menangis." Tegas dia.

Gatot enggan untuk membeberkan institusi yang di maksud, namun demikian dunia politik dapat menduga siapa jenderal nakal yang di maksud sang panglima tersebut adalah Kepala Badan Intelejen Negara (BIN) Budi Gunawan.

Kepala (BIN) Budi Gunawan memang menginstruksikan untuk membeli 5000 senjata api kepada Kapolri Tito Karnavian dengan tujuan untuk memperkuat jajaran anggota dalam memberantas terorisme.

Ketika di konfirmasi wartawan, Tito mengaku akan membeli 10.000 senjata api jenis pistol dari BUMN persenjataan PT. Pindad Indonesia, pistol itu nantinya untuk kelengkapan anggota polisi lalu lintas dan anggota Sabhara yang kerap menjadi sasaran serangan teroris.

"Saya kemarin menanyakan kepada pindad, "bisa" katanya, tetapi mereka hanya punya kira-kira 5000 unit pistol, kami sebenarnya mintanya di atas 10.000 ya, tetapi yang tersedia hanya sekitar 5000 an kalau tidak salah." ujar Tito.

"Kalau adanya itu ya kami mau beli semua" kata Tito di Rupatama Mabes Polri, JL. Trunojoyo, kebayoran baru - Jakarta selatan (26/7/2017), pengadaan senjata itu sudah melalui prosedur kata kapolri, dan kita akan lakukan itu."

Sahabat,,,! para pemimpin negeri ini memiliki opini yang berbeda - beda dan kita sebagai masyarakat biasa mau tidak mau harus menerima kebijakan yang mereka tentukan, mungkin mereka pikir bermanfaat bagi masyarakatnya namun sebenarnya masih perlu di tinjau ulang.

Sebagai contoh, dulu pemerintah pernah mewajibkan para pengendara untuk menyalakan lampu di siang hari, ini kami kira kurang efektif namun apa yang terjadi, mereka seakan memaksakan diri dengan menseting penerangan di sepeda motor keluaran terbaru.

Beberapa sepeda motor tersebut ketika mesin di nyalakan lampu depan langsung menyala dan tidak ada tombol untuk mengaturnya (on-off) nya, jadi secara otomatis baik siang hari atau malam hari ketika sepeda motor tersebut di pakai ya tentu saja lampu depan menyala, bagaimana dengan pendapat Anda,,?

Ada lagi dari sektor pendidikan yang bernama "Full day school" yang mewajibkan para siswa sekolah menjalankan proses pendidikannya selama sehari penuh, bagi saya pribadi ini sangat tidak efektif dan ternyata terlalu banyak wali murid yang sependapat dengan saya, memang memusingkan kalau terlalu berorientasi pada kebijakan pemerintah.

Memang kebijakan pemerintah ada yang pro dan ada yang kontra namun kalau kita berfikir secara jernih dan peduli pada bangsa ini tentu kesadaran terhadap diri sendiri yang merupakan figur publik yang banyak berperan dalam menentukan arah pemerintahan yang berpengaruh pada masyarakat luas sebaiknya lebih teliti, jeli dan adil dalam menentukan kebijakan.

Kita hanya berharap semoga ke depan para pemimpin negeri ini dapat lebih bijak dan arif dalam menentukan setiap langkah demi kelangsungan masa depan bangsa dan negara yang kita cintai ini.

Semoga bermanfaat dan terima kasih
   


Labels: Berita TNI, Peristiwa dan Masyarakat

Thanks for reading Isu Panas Panglima TNI Gatot Nurmantyo. Please share...!

0 Comment for "Isu Panas Panglima TNI Gatot Nurmantyo"

Back To Top