Dr. LETY SULTRI Meninggal Di Tembak Oleh Seseorang

Dr. Lety Sultri meninggal di tembak suaminya sendiri Dr. HelmiDr. LETY SULTRI Meninggal Di Tembak Oleh Seseorang - Dunia medis kembali menelan korban, yang sebelumnya seorang calon dokter bernama ITALIA CHANDRA KIRANA PUTRI yang tewas di tembak perampok.

Kali ini giliran Dr. LETY SULTRI yang harus meregang nyawa karena di tembak oleh orang yang belum jelas siapa dia dan bagaimana ceritanya kok sampai tega harus menembak seorang dokter wanita tersebut.

Perbedaan pendapat sebenarnya wajar saja tetapi kalau sudah terlalu serius hingga sampai mengancam jiwa seseorang itu sangat tidak di benarkan, seperti yang telah di alami oleh Dr. LETY SULTRI (46 Tahun)

MO (Modus Operandi)

Pada hari kamis tanggal 09 Nopember kemarin di Tempat Kejadian Perkara (TKP) Az-Zahra Medical Center yang bertempat di JL. Dewi Sartika No.352 RT. 04 RW.04 Kelurahan Cawang Kecamatan Kramatjati, Jakarta-Timur.

Saat itu korban sedang berada di ruang pendaftaran bersama dua temannya, setelah itu datanglah pelaku dan langsung masuk menemui Dr. Lety Sultri, setelah beberapa saat kemudian keduanya keluar dan melanjutkan perbincangan.

Tidak lama kemudian terdengar cek cok mulut di antara keduanya, setelah itu korban bergegas ke ruangan pribadinya yang di susul oleh pelaku sambil berteriak minta tolong, kemudian saksi Nabila menghampiri mereka.

Karena pelaku di ketahui membawa senjata api, saksi Nabila menghindar dan tidak lama kemudian para saksi yang ada di lokasi mendengar letusan senjata api sebanyak enam kali, setelah itu pelaku melarikan diri meninggalkan lokasi kejadian.

Pelaku Penembakan Adalah Suami Dr. LETY SULTRI Sendiri

Dr. Cantik itu terpaksa harus meregang nyawa yang ternyata di lakukan oleh suaminya sendiri, beberapa saat setelah penembakan pelaku menyerahkan diri ke kantor polisi dan menyerahkan dua pucuk senjata api yang katanya di gunakan untuk menembak istrinya.

Kapolres Jakarta Timur Kombes Andry Wibowo mengatakan Helmi (pelaku) menembak korban sebanyak enam kali dan kasus ini akan kami dalami secepatnya.

"Kami juga menemukan satu proyektil yang nanti akan kita jadikan bukti dan sarana untuk mengungkapkan senjata api apa yang dia gunakan."

Dr. LETY SULTRI dan HELMI awalnya berkenalan melalui media sosial Facebook dan selang beberapa lama kemudian mereka memutuskan untuk menikah, entah mengapa biduk rumah tangga mereka selalu tidak tenang.

Suatu ketika korban juga pernah melaporkan suaminya ke kepolisian setempat dengan tuduhan KDRT (Kekerasan Dalam Rumah Tangga) namun tidak di lanjutkan penyelidikan karena pelapor (Dr. Lety mencabut perkaranya)

Jasad dokter cantik yang malang itu di makamkan di TPU Kemiri Jl. Rawamangun - Pulogadung - Jakarta Timur, isak tangis para anggota keluarga yang mengiringi meledak. "Ya Tuhan,,, kok tega sekali dia bunuh saudara kami." Kata salah seorang keluarga korban sambil menahan tangisnya di TPU Kemiri.

Sahabat, jika ada dua insan manusia yang saling mencintai dan mengasihi sudah menjalin hubungan yang lebih serius hingga mereka memutuskan untuk menikah, itu adalah keputusan besar yang wajib untuk di hormati berdua.

Jelas, dalam mengarungi bahtera rumah tangga akan ada banyak halangan, rintangan dan cobaan yang beraneka ragam, cobalah bersabar untuk menghadapinya karena itu semua adalah jalan bagi kita untuk meraih kualitas hidup yang lebih baik lagi, yang lebih besar dalam kehidupan kita.

Kalau Anda tidak kuasa dan tidak kuat dalam menanggungnya dan terpaksa harus berpisah saya rasa bukan seperti cerita di atas yang harus terjadi namun sadarilah ada banyak jalan yang bisa di lalui bahkan perpisahan itu di jamin tidak akan terjadi.

Semoga kejadian di atas menjadi pelajaran berharga bagi kita semua agar untuk tidak terlalu cepat mengambil keputusan dan apalagi hanya menuruti emosi sesaat saja tidak dengan pemikiran dan hati yang jernih.


Labels: Peristiwa dan Masyarakat, PPA Polri

Thanks for reading Dr. LETY SULTRI Meninggal Di Tembak Oleh Seseorang. Please share...!

0 Comment for "Dr. LETY SULTRI Meninggal Di Tembak Oleh Seseorang"

Back To Top