Serma ACHMAD Di Bunuh Oleh Serda EVANDER

Serma ACHMAD Di Bunuh Oleh Serda EVANDERSerma ACHMAD Di Bunuh Oleh Serda EVANDER - Masih ingat kasus pembunuhan Serma ACHMAD yang mayatnya di temukan di sungai kecil (parit) sawah di Desa Dengkol Kecamatan Singosari Kabupaten Malang,,,?

Yap,,! para petugas Staf Lid Denpom Divif 2 Kostrad yang di bantu oleh pihak Kepolisian berhasil mengungkap kasus yang menyebabkan kematian Serma Achmad dari pengembangan hasil pemeriksaan oleh Ny. NUR AMALIA (Istri Serma Achmad) dengan melanjutkan pemeriksaan terhadap Serda EVANDER seorang bintara Denpom Divif 2 Kostrad.

Pemeriksaan berjalan lancar meskipun ada beberapa kendala namun dapat di atasi dan bisa di dapatkan keterangan yang lengkap dan valid, sehingga pihak penyidik tidak kesulitan dalam menyimpulkan hasil pemeriksaanya.

Hasil Pemeriksaan Staf  Lid Denpom Divif 2 Kostrad Oleh Serda EVANDER


Inilah beberapa kesimpulan valid dan lengkap yang dapat di ketahui dari pemeriksaan Serda EVANDER hasil pengembangan pemeriksaan Ny. NUR AMALIA (Istri Serma ACHMAD) antara lain adalah:

A. Ny. NUR AMALIA (Istri Serma Achmad) sering di jadikan umpan "Pemerasan" yang di lakukan oleh Serma ACHMAD dengan motif "Perkenalan dengan menggunakan Sosmed" dan menjebak anggota dengan melakukan pertemuan di Hotel tertentu selanjutnya menyelesaikannya dengan meminta uang ganti rugi agar tidak di laporkan ke kesatuan anggota tersebut.

B. Adapun beberapa anggota yang sudah menjadi korban pemerasan yang di lakukan oleh Serma Achmad antara lain:

1. Prada DONI, Seorang Tamtama Denhub Divif 2 Kostrad pada sekitar bulan Oktober 2017 di minta uang Rp. 25.000.000,- (Dua puluh lima juta rupiah)

2. Kopda AMIN, Seorang anggota Tamtama Batalyon Arhanud 2 Kostrad pada sekitar bulan Nopember 2017 oleh pelaku di minta uang Rp. 4.000.000,- (Empat juta rupiah) 

3. Pratu SAHRUL, Seorang anggota Tamtama batalyon Armed 1/1/2 Kostrad pada sekitar bulan Nopember 2017 di minta Rp. 15.000.000,- (Lima belas juta rupiah)

4. Praka ARIF, Seorang Anggota Tamtama batalyon Armed 1/1/2 Kostrad pada bulan Nopember 2017 di minta sebesar Rp. 30.000.000,- (Tiga puluh juta rupiah), Namun uang tersebut belum di serahkan.

5. Serda EVANDER, adalah seorang bintara Den Pom Divif 2 Kostrad pada bulan Desember 2017 di minta uang oleh pelaku sebesar Rp. 50.000.000,- (Lima puluh juta rupiah), namun uang tersebut juga belum di serahkan.

6. Letda Kav SUKIMAN, Perwira Yon Kav 8 hanya sebatas perkenalan dan hanya bertemu di Tempat kejadian Perkara saja dan tidak berlanjut ke hubungan yang lebih serius.

Kronologi Kejadian Kematian Serma ACHMAD Menurut Pengakuan Serda EVANDER dan Ny. NUR AMALIA


Pada hari Sabtu tanggal 23 Desember 2017 sekitar pukul 19.00 Wib serma ACHMAD anggota Denma Div 2 Kostrad bersama istrinya menggunakan sepeda motor Honda Beat warna biru berangkat dari ASMIL (Asrama Militer) menuju ke Sumber waras - Lawang.

Mereka berdua berencana untuk menemui serda EVANDER di tempat kostnya, sementara hal itu rupanya sudah menjadi strategi mereka berdua untuk menjebak dan melancarkan niatnya untuk memeras pelaku, dan Serma Achmad memonitor dari jarak jauh.

Selanjutnya Ny. NUR AMALIA mendekat dan langsung masuk ke kamar kost serda EVANDER dan menutup pintu kamar.

Beberapa saat kemudian serda Evander mengajak Ny. Amalia berbincang - bincang sambil perlahan melepas pakaian yang di kenakan Ny. Nur Amalia mulai dari baju sampai celana yang di kenakan Ny. Nur Amalia hingga telanjang.

Selang beberapa waktu kemudian, Serma Achmad langsung mendobrak pintu kamar kost dan masuk ke dalam kamar dengan mem-foto dan video adegan tersebut, yang ternyata keduanya masih dalam keadaan telanjang tersebut.

Nah, saat seperti itulah yang rupanya di manfaatkan untuk memeras Serda Evander dengan mengintimidasi pelaku bahwa perempuan tersebut adalah istri Serma ACHMAD, dengan resiko di pecat dari keanggotaan apalagi sudah di dapatkan bukti berupa foto dan video mereka berdua.

Karena kejadian tersebut Serma Achmad meminta ganti rugi sebesar Rp. 50.000.000,- (Lima puluh juta rupiah) dan dalam tempo lima hari.

Perbincangan belum usai dan akhirnya Serma Achmad mengajak Serda Evander ke tengah lapangan bola Sumber Waras, sementara Ny. Nur Amalia sudah keluar terlebih dahulu dan menunggu di depan Rumah Sakit Brawijaya Lawang.

Karena masih situasi panas, akhirnya Serma Achmad mengancam dengan sangkur dan memukul Serda Evander padahal Evander sudah meminta ma'af,,, tetapi tidak di hiraukan dan Serma Achmad tetap meminta sejumlah uang tersebut dalam tempo 5 hari.

Akhirnya terjadilah perkelahian antara Serda Evander dengan Serma Ahmad, namun Evander berhasil merebut sangkur yang di bawa oleh Serma Achmad dan menyerangnya dengan cara menusukkan ke leher sebelah kanan, kiri dan belakang.

Setelah di pastikan Serma Achmad meninggal kemudian serda Evander meminjam mobil Toyota Avanza warna Silver yang akan di pakai untuk mengangkut mayat Serma Achmad dan membuangnya ke tempat yang di rasa aman yaitu di selokan sungai kecil dekat sawah di Desa Dengkol Kecamatan Singosari Kabupaten Malang.

Dan esoknya di temukan oleh warga yang akan pergi ke sawah dan mereka melaporkan ke perangkat desa setempat dan pihak polsek sehingga mayat bisa di bawa ke RSU Syaiful Anwar Malang untuk di lakukan pemeriksaan.

Duh,,,! kalau sudah seperti ini bagaimana coba,,? gara - gara uang semua menjadi gelap dan menghalalkan segala cara, padahal dari gaji saja kalau mereka bisa mengaturnya itu sudah cukup dan bisa menghidupi keluarga.

Tapi ya sudah lah,,, semoga peristiwa ini menjadi pelajaran berharga bagi kita semua dan mengingatkan kita pada arti pentingnya sebuah persahabatan, sehingga kita dapat mengambil hikmah dari peristiwa ini.

---Selesai---


Labels: Berita TNI, Peristiwa dan Masyarakat

Thanks for reading Serma ACHMAD Di Bunuh Oleh Serda EVANDER. Please share...!

0 Comment for "Serma ACHMAD Di Bunuh Oleh Serda EVANDER"

Back To Top