Syarat syarat Masuk Polisi

Syarat syarat Masuk PolisiSyarat syarat Masuk Polisi - Menjadi polisi adalah keinginan bagi sebagian remaja putra dan putri kita dan masih menjadi idola sampai saat ini, Wow,, keren kan,,?

Banyak di antara mereka setelah menyelesaikan pendidikan Sekolah Menengah Atas (SMA) atau yang sederajat berfikir keras apa yang harus di lakukan setelah itu, mereka berfikir melanjutkan sekolah lagi ke tingkat lebih tinggi atau masuk pada dunia kerja,,,??

Di dalam banyak pertimbangan yang muncul di benak para remaja kita, membuat mereka harus memutuskan salah satu langkah penting yang menjadi awal hidup baru di masa yang akan datang dan ini perlu adanya komunikasi bersama orang tua dan keluarga yang lain, agar kelak nanti tidak salah dalam menentukan pilihan.

Menjadi seorang polisi adalah salah satu pilihan di antara sekian banyak pilihan lain yang mengisi pikiran remaja kita, dan menjadi polisi tidak hanya bisa di lakukan bagi lulusan Sekolah Menengah Tingkat Atas (SMA) saja namun juga bisa di lakukan oleh lulusan sarjana.

Mereka yang mendaftar untuk menjadi polisi harus mengikuti setiap tes seleksi yang di sajikan oleh panitia, pada dasarnya sama saja dengan kita saat melamar pekerjaaan di tempat lain, hanya ada beberapa poin tertentu yang harus di lengkapi.

Artikel lain:
Cara Paling Mudah Menjadi Polisi Tanpa Suap
Syarat syarat Masuk Kepolisian 

Syarat syarat Masuk Kepolisian


Setelah pilihan di tentukan dengan benar dan kemampuan di rasa telah teruji, maka Anda bisa mendaftarkan diri ke tempat - tempat pendaftaran yang telah di sediakan, bisa di Polres setempat, polsek atau Polda, silahkan sesuai selera.

Syarat untuk menjadi seorang polisi sebenarnya tidak terlalu rumit dan syarat itu pun tidak terlalu berbeda dengan persyaratan yang telah di tentukan pada tahun - tahun kemarin, namun tetap melihat dari sisi mana polisi apa yang Anda ingin daftar.

Sebagai contoh, pada tahun 2017 kemarin ada 6 seleksi untuk menjadi calon anggota polri yaitu, TARUNA AKPOL, Bintara Polri, SIPSS (Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana), Tamtama, Bintara TI dan Bintara Musik.

Artikel lain:
Syarat Masuk Tamtama Polisi / Brimob
Syarat Menjadi Bintara Polisi TI (Teknologi Informasi) 

1. TARUNA AKPOL

A. Syarat Umum

    1. Warga Negara Indonesia (pria atau wanita)

    2. Beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa

    3. Setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan UUD Negara Republik Indonesia tahun 1945

    4. Pendidikan paling rendah SMA / sederajat

    5. Usia paling rendah 18 tahun (pada saat dilantik menjadi anggota Polri)

    6. Sehat jasmani dan rohani (surat keterangan sehat dari institusi kesehatan)

    7. Tidak pernah dipidana karena melakukan suatu kejahatan (Surat Keterangan Catatan Kepolisian) dari polres setempat

    8. Berwibawa, jujur, adil dan berkelakuan tidak tercela

    9. Lulus pendidikan dan pelatihan pembentukan anggota kepolisian.

B. Syarat Khusus

1.  Pria/wanita, bukan anggota/mantan Polri/TNI dan PNS atau pernah
mengikuti pendidikan Polri/TNI

2.  Berijazah serendah-rendahnya SMA/sederajat jurusan IPA/IPS (bukan
lulusan Paket A,B dan C) dengan ketentuan :
a) nilai kelulusan rata-rata Hasil Ujian Akhir Nasional/UAN (bukan nilai
gabungan) :
-tahun 2013 dengan nilai rata-rata minimal 7,0
-tahun 2014 dengan nilai rata-rata minimal 6,5
-tahun 2015 s.d. 2016 dengan nilai rata-rata minimal 60,00
-tahun 2017 dengan nilai rata-rata 70,00
b) nilai kelulusan rata-rata Hasil Ujian Akhir Nasional/UAN (bukan nilai
gabungan) khusus Papua dan Papua Barat :
-tahun 2013 dengan nilai rata-rata minimal 6,5
-tahun 2014 dengan nilai rata-rata minimal 6,0
-tahun 2015 s.d. 2016 dengan nilai rata-rata minimal 60,00
-tahun 2017 dengan nilai rata-rata minimal 65,00
c) bagi lulusan tahun 2017 (yang masih kelas III) nilai rapor rata-rata
kelas III semester I minimal 70,00 dan setelah lulus menyerahkan nilai
Ujian Nasional dengan nilai rata-rata sebagaimana yang tercantum pada point
1 dan 2
d) bagi yang berusia 16 sampai dengan kurang dari 17 tahun dengan ketentuan
nilai rata-rata ujian Nasional minimal 75,00 dan memiliki kemampuan Bahasa
Inggris dengan nilai rata-rata 75,00

3.  Ketentuan tentang Ujian Nasional perbaikan :
a) bagi lulusan 2014 s.d. 2016 yang mengikuti Ujian Nasional (UN) perbaikan
dapat mengikuti seleksi penerimaan Taruna Akpol T.A. 2017 dengan ketentuan
nilai rata-rata memenuhi persyaratan
b) sedangkan calon peserta yang mengulang di kelas III baik disekolah yang
sama atau di sekolah yang berbeda tidak dapat mengikuti seleksi penerimaan
Taruna Akpol T.A. 2017

4.  Berusia minimal 16 tahun dan maksimal 21 tahun pada saat pembukaan
pendidikan;

5.  Tinggi badan minimal (dengan berat badan seimbang menurut ketentuan yang
berlaku) :
pria : 165 (seratus enam puluh lima) cm
wanita : 160 (seratus enam puluh) cm

6.  Belum pernah menikah/hamil atau melahirkan bagi peserta calon Taruni dan
belum pernah punya anak kandung/biologis bagi peserta calon Taruna serta
sanggup tidak menikah selama dalam pendidikan pembentukan

7.  Tidak bertato/memiliki bekas tato dan tidak ditindik/memiliki bekas
tindik telinga atau anggota badan lainnya, kecuali yang disebabkan oleh
ketentuan agama/adat

8.  Bagi peserta calon Taruna/i yang telah gagal karena pidana/asusila atau
Taruna/i yang diberhentikan dengan tidak hormat tidak dapat mendaftar
kembali

9.  Dinyatakan bebas narkoba dengan menyerahkan surat keterangan bebas
narkoba dari instansi kesehatan pemerintah (RS Pemerintah atau Klinik
BNN/BNP/BNK)

10.  Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah NKRI dan bersedia ditugaskan
pada semua bidang tugas Kepolisian

11.  Bagi yang memperoleh ijazah dari negara lain, harus mendapat pengesahan
dari Kemenbuddikdasmen

12.  Berdomisili minimal 1 tahun di wilayah Polda tempat mendaftar dengan
melampirkan Kartu Tanda Penduduk/Kartu Keluarga dan surat keterangan
domisili dari Lurah/Kades setempat dengan diketahui oleh Kapolsek

13.  Bagi peserta calon Taruna/i yang berasal dari SMA Taruna Nusantara dan
SMA Krida Nusantara yang masih kelas III dapat mendaftar di Polda asal
sesuai alamat KTP/KK atau dapat mendaftar untuk SMA Taruna Nusantara di
Polda Jateng dan DIY, untuk SMA Krida Nusantara di Polda Jabar, dengan
ketentuan mengikuti kuota kelulusan/perankingan pada Polda asal sesuai
domisili KTP/KK

14.  Bersedia menjalani Ikatan Dinas Pertama (IDP) selama 10 (sepuluh) tahun
terhitung saat diangkat menjadi Perwira Polri

15.  Memperoleh persetujuan dari orang tua/wali

16.  Tidak terikat perjanjian Ikatan Dinas dengan suatu instansi lain

17.  Bagi yang sudah bekerja secara tetap sebagai pegawai/karyawan :
-mendapat persetujuan/rekomendasi dari kepala instansi yang bersangkutan
-bersedia diberhentikan dari status pegawai/karyawan , bila diterima dan
mengikuti pendidikan pembentukan taruna akpol

18.  Bagi yang memiliki prestasi di tingkat provinsi/nasional/internasional
agar dilampirkan sertifikatnya untuk dijadikan pertimbangan dalam penentuan
kelulusan;

19.  Mengikuti dan lulus pemeriksaan/pengujian tingkat Panda dengan sistem
gugur, yang meliputi materi dan urutan kegiatan sebagai berikut :
-pemeriksaan administrasi awal;
-pemeriksaan kesehatan tahap I;
-pemeriksaan psikologi (tertulis);
-pengujian akademik, yang meliputi :
a) Pengetahuan Umum;
b) Bahasa Indonesia;
c) Matematika (IPA dan IPS);
-pemeriksaan kesehatan tahap II (termasuk Keswa);
-pengujian kesamaptaan jasmani dan antropometri ;
-pendalaman PMK;
-pemeriksaan Administrasi Akhir;
-sidang terbuka kelulusan tingkat panda;

20.  Mengikuti dan lulus pemeriksaan/pengujian tingkat Panpus dengan sistem
gugur, yang meliputi materi dan urutan kegiatan sebagai berikut :
a) sistem gugur meliputi :
-Pemeriksaan Administrasi;
-Pemeriksaan Kesehatan;
-Pemeriksaan Psikologi Wawancara dan Pendalaman PMK
-Pengujian Jasmani dan Antropometri
b) sistem ranking;
-uji TPA dan TOEFL
-Pemeriksaan Penampilan
-Sidang Terbuka Kelulusan Tingkat Akhir Pusat.

2. Bintara Polri

A. Syarat Umum

1. Warga Negara Indonesia (pria atau wanita)

2. Beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa

3. Setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan UUD Negara Republik Indonesia tahun 1945

4. Pendidikan paling rendah SMU / sederajat

5.
Usia min 18 tahun (pada saat dilantik menjadi anggota polri)

6. Sehat jasmani dan rohani (surat keterangan sehat dari institusi kesehatan)

7.
Tidak pernah dipidana karena melakukan suatu kejahatan (Surat Keterangan Catatan Kepolisian)
dari polres setempat.

8. Berwibawa, jujur, adil dan berkelakuan tidak tercela.

9. Lulus pendidikan dan pelatihan pembentukan anggota kepolisian.

B. Syarat Khusus

1.  Pria/wanita, bukan anggota/mantan Polri/TNI dan PNS atau pernah mengikuti pendidikan Polri/TNI

2.  Berijazah serendah-rendahnya SMA/Madrasah Aliyah jurusan IPA/IPS (bukan lulusan Paket A dan B) dengan ketentuan berijazah serendah-rendahnya SMA/Madrasah Aliyah jurusan IPA/IPS atau SMK yang sesuai dengan kompetensi tugas pokok Polri (kecuali Tata Busana dan Tata Kecantikan), dengan prioritas bagi lulusan D IV Keperawatan, SMK Seni Musik, SMK kesehatan Hewan/produksi ternak, Jurusan Pelayaran, Teknik Perkapalan, Ketenagalistrikan, Teknik Elektronika dan Teknik Permesinan dengan Nilai Akhir (gabungan nilai UN dan nilai sekolah) minimal 60

3.  Bagi lulusan tahun ini (yang masih kelas XII) nilai rapor rata-rata kelas XII semester I minimal 60 dan setelah lulus menyerahkan ijasah dengan nilai minimal 60

4.
  Bagi yang memperoleh ijazah dari negara lain, harus mendapat pengesahan dari Kemenbuddikdasmen

5.  Umur pada saat pembukaan pendidikan pembentukan Bintara Polri :
a) lulusan SMA/SMK umur pada saat pembukaan pendidikan pembentukan Bintara Polri minimal 17
tahun 6 bulan dan maksimal 21 tahun
b) lulusan D IV keperawatan umur pada saat pembukaan pendidikan pembentukan Bintara Polri minimal 17 tahun 6 bulan dan maksimal 24 tahun

6.  Tinggi badan dengan berat badan seimbang menurut ketentuan yang berlaku :
pria : 165 cm, khusus etnis Melanesia (Polda Papua dan Papua Barat) 163 cm
wanita: 160 cm, khusus etnis Melanesia (Polda Papua dan Papua Barat) 158 cm

7.  Berdomisili 2 tahun di wilayah Polda tempat mendaftar dengan melampirkan Kartu Tanda Penduduk, Kartu Keluarga dan surat keterangan domisili dari Lurah/Kades setempat dengan diketahui oleh Kapolsek

8.  Belum pernah menikah dan sanggup tidak menikah selama dalam pendidikan Bintara Polri, ditambah 2 (dua) tahun setelah lulus serta belum pernah melahirkan bagi Casis wanita dan belum pernah puny anak kandung/biologis bagi Casis pria dibuktikan dengan surat keterangan Lurah/Kades

9.  Tidak bertato/bekas tato dan tidak ditindik/bekas tindik telinganya atau anggota badan lainnya,
kecuali yang disebabkan oleh ketentuan agama/adat

10.  Dinyatakan bebas narkoba dengan menyerahkan surat keterangan bebas narkoba dari instansi
kesehatan pemerintah (RS Pemerintah atau Klinik BNN/BNP/BNK)

11.  Bersedia menjalani ikatan dinas pertama minimal selama 10 (sepuluh) tahun, terhitung mulai
saat diangkat menjadi Bintara Polri

12.  Memperoleh persetujuan dari orang tua / wali

13.  Tidak terikat perjanjian ikatan dinas dengan instansi lain

14.  Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah NKRI dan bersedia ditugaskan pada semua bidang tugas Kepolisian dengan prioritas pada Polda yang memerlukan penguatan sumber daya manusia dan dalam rangka pembentukan Polda baru.

3. SIPSS (Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana) 

Sekolah kepolisian yang satu ini beda dengan sekolah kepolisian yang lain karena di butuhkan banyak spesifikasi dalam pendaftaranya, sekolah kepolisian SIPSS ini sekolah perwira polisi berkapasitas sarjana (S-1, D-IV umum maupun profesi dan bisa juga S-2)

Pada sekolah SIPSS ini telah di tentukan banyak Prodi atau jurusan yang di butuhkan dan Anda bisa pilih salah satu sesuai keahlian Anda, antara lain sbb:

    1. S2 PROFESI KEDOKTERAN FORENSIK
    2. S2 PROFESI PSIKOLOGI
    3. S1 PROFESI KEDOKTERAN UMUM
    4. S1 PROFESI KEDOKTERAN GIGI
    5. S1 DESAIN GRAFIS
    6. S1 HUBUNGAN INTERNASIONAL
    7. S1 ILMU HUKUM (PIDANA & PERDATA)
    8. S1 ILMU KOMUNIKASI (JURNALISTIK)
    9. S1 ILMU KOMUNIKASI (PUBLIC RELATION)
    10. S1 ILMU SEJARAH / PENDIDIKAN SEJARAH
    11. S1 KURIKULUM PENDIDIKAN / TEKNOLOGI PENDIDIKAN
    12. S1 SISTEM INFORMASI
    13. S1 SENI MUSIK
    14. S1 PSIKOLOGI
    15. S1 TEKNIK INFORMATIKA
    16. S1 TEKNIK INFORMATIKA (PEMINATAN JARINGAN)
    17. S1 TEKNIK INFORMATIKA (PEMINATAN SISTEM MULTIMEDIA)
    18. S1 TEKNIK ELEKTRO
    19. S1 TEKNIK SIPIL
    20. S1 TEKNIK TELEKOMUNIKASI
    21. S1 TEKNIK NUKLIR
    22. S1 TEKNIK METALURGI
    23. S1 TEKNIK KIMIA
    24. D-IV SANDI NEGARA
    25. D-IV AHLI NAUTIKA TK. III
    26. S1 EKONOMI PERDAGANGAN
    27. S2 PROFESI KEDOKTERAN SPESIALIS JANTUNG

A. Syarat Umum

    1. Warga Negara Indonesia (pria atau wanita)

    2. Beriman dan bertakwa kepada tuhan yang maha esa

    3. Setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan UUD Negara Republik Indonesia tahun 1945

    4. Berumur paling rendah 18 (delapan belas) tahun

    5. Sehat jasmani dan rohani (surat keterangan sehat dari institusi kesehatan minimal setingkat RSUD)

    6. Tidak sedang terlibat kasus pidana atau pernah dipidana karena melakukan suatu kejahatan dibuktikan dengan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK)

    7. Berwibawa, jujur, adil dan berkelakuan tidak tercela

    8. Bersedia ditempatkan diseluruh wilayah NKRI dan bersedia ditugaskan pada semua bidang tugas kepolisian.

B. Syarat Khusus

A1.  Pria dan wanita belum pernah menjadi anggota Polri

B2.  Berijazah :
1) S2 sesuai dengan prodi yang dibutuhkan diatas
2) S1 sesuai dengan prodi yang dibutuhkan diatas
3) D-IV Ahli Nautika Tk. III (wajib memiliki ijazah Ahli Nautika Tk. III dari Ditjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan Republik Indonesia)

C.  Bagi lulusan yang berasal dari Perguruan Tinggi Negeri/Swasta dengan program studi, yang terakreditasi A dengan IPK minimal 2,75 dan bagi lulusan yang berasal dari Perguruan Tinggi Negeri/Swasta dengan program studi ?yang terakreditasi B dengan IPK minimal 3,00 (terdaftar di BAN-PT)

D.  Wajib melampirkan tanda lulus/ijazah yang dilegalisir/diketahui oleh Pembantu Dekan bidang Akademik

E.  Bagi lulusan Perguruan Tinggi di Luar Negeri wajib melampirkan surat keputusan penyetaraan yang dikeluarkan oleh Dirjen Pendidikan Tinggi

F.  Umur pada saat pembukaan pendidikan pembentukan SIPSS T.A. 2017 :
1) maksimal 36 (tiga puluh enam) tahun untuk S-2 Profesi;
2) maksimal 29 (dua puluh sembilan) tahun untuk S-1 Profesi;
3) maksimal 26 (dua puluh enam) tahun untuk S-1/D-IV dan Khusus S-1 Seni Musik maksimal umur 28 (dua puluh delapan) tahun

G.  Tinggi badan minimal (dengan berat badan seimbang menurut ketentuan yang berlaku) :
pria      : 160 (seratus enam puluh) cm
wanita : 155 (seratus lima puluh lima) cm

H.  Belum pernah menikah (belum pernah hamil/melahirkan) dan sanggup untuk tidak menikah selama dalam pendidikan pembentukan, khusus S-2 Profesi diperbolehkan sudah menikah namun bagi wanita belum mempunyai anak dan sanggup tidak mempunyai anak/hamil selama pendidikan pembentukan

I.  Mampu mengoperasionalkan komputer dibuktikan dengan sertifikat/ijasah

J.  Bersedia menjalani Ikatan Dinas Pertama (IDP) selama 10 tahun terhitung mulai saat diangkat
menjadi Perwira Polri

K.  Tidak terikat perjanjian ikatan dinas dengan instansi lain

L.  Mendapat persetujuan dari instansi yang bersangkutan bagi yang sudah bekerja dan pernyataan
berhenti dengan hormat bila lulus seleksi dan terpilih masuk pendidikan pembentukan Polri

M.  Khusus untuk Prodi Kedokteran :
1) Dokter Spesialis menyertakan ijasah dokter spesialis;
2) Dokter umum wajib mempunyai Surat Tanda Selesai Internsip (STSI) dan Surat Tanda Registrasi  (STR)       definitif;
3) Dokter gigi menyertakan Surat Tanda Registrasi (STR) definitif

N.  Mengikuti dan lulus pemeriksaan dan pengujian sebagai berikut :
1) Tingkat daerah dengan sistem gugur meliputi :
a) pemeriksaan administrasi;
b) pemeriksaan kesehatan tahap I;
c) pemeriksaan psikologi tertulis;
d) pemeriksaan kesehatan tahap II;
2) Tingkat pusat dengan sistem gugur meliputi :
a) pemeriksaan administrasi;
b) pemeriksaan kesehatan termasuk Kesehatan jiwa;
c) pemeriksaan psikologi wawancara;
d) pemeriksaan PMK (Penelusuran Mental Kepribadian);
e) Uji Akademik menggunakan Computer Assisted Test (CAT) meliputi :
1) Tes Potensi AKademik
2) TOEFL
f) Uji Kompetensi (praktek keahlian sesuai profesi/Prodi);
g) pemeriksaan dan pengujian kemampuan jasmani;
h) Sidang Penetapan Kelulusan Akhir

---Selesai---


Labels: Berita Polisi, Pendaftaran Polisi

Thanks for reading Syarat syarat Masuk Polisi. Please share...!

0 Comment for "Syarat syarat Masuk Polisi"

Back To Top